Market Update

IHSG Berpeluang Menguat, Cermati 4 Rekomendasi Saham Ini

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (2/5) berpeluang untuk kembali menguji penguatannya.

“Adapun area penguatan kami perkirakan akan menguji kembali 6.785-6.840. Waspadai, akan adanya potensi pembalikan arah dari IHSG untuk membentuk wave [b], di mana kami perkirakan akan menguji 6.364-6.618,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 2 Mei 2025.

Di mana, IHSG pada perdagangan Rabu lalu (30/4) menguat sebanyak 0,26 persen ke level 6.766 dan disertai oleh peningkatan volume pembelian.

Baca juga: BEI Catat Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 16 Juta, Mayoritas Anak Muda

Rekomendasi Saham

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA).

INCO – Spec Buy

INCO terkoreksi 0,80 persen ke 2.490 disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, selama INCO masih mampu berada di atas 2,420 sebagai stoplossnya, maka posisi INCO saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian akhir dari wave (a) dari wave [iv].

Spec Buy: 2.460-2.480

Target Price: 2.650, 2.810

Stoploss: below 2.420

MAPI – Buy on Weakness

MAPI menguat 0,74 persen ke 1.365 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, namun koreksinya masih tertahan oleh MA60. MNC Sekuritas perkirakan, posisi MAPI sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 1.320-1.360

Target Price: 1.455, 1.485

Stoploss: below 1.285

MIDI – Buy on Weakness

MIDI menguat 14,054 persen ke 390 disertai dengan tingginya volume pembelian. Saat ini, MNC Sekuritas perkirakan posisi MIDI sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C), sehingga MIDI diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 364-386

Target Price: 404, 432

Stoploss: below 342

Baca juga: RUPST Bank DKI 2025: Bagikan Dividen Rp249 Miliar, Rencana IPO, hingga Perubahan Direksi

ESSA – Sell on Strength

ESSA terkoreksi 2,42 persen ke 605 dan masih didominasi oleh tekanan jual, koreksinya pun masih mampu tertahan oleh MA20. Saat ini, MNC Sekuritas perkirakan posisi ESSA sedang berada pada bagian awal dari wave [v] dari wave C, sehingga ESSA rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 446-530.

Sell on Strength: 615-625. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

3 mins ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

2 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

2 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

2 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

2 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

3 hours ago