Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (3/11) berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
“IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya, adapun area penguatan terdekat berada di 8.268-8.354,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 3 November 2025.
Diketahui, IHSG pada perdagangan Jumat lalu (31/10) ditutup terkoreksi 0,25 persen ke level 8.163 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, penutupannya masih mampu berada di atas MA20.
Baca juga: Deretan Saham Top Laggards IHSG dalam Sepekan
Pada perdagangan hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
BRMS menguat 2,79 persen ke 920 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun pergerakannya masih berada di bawah MA20. Selama BRMS masih mampu berada di atas 880 sebagai stoplossnya, maka posisi BRMS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (B).
ISAT bergerak flat ke 1.885 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ISAT masih membentuk wave [ii] dari wave C pada label hitam.
Baca juga: Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 dalam Sepekan
PANI menguat 0,36 persen ke 14.050 namun disertai dengan munculnya tekanan jual, penguatannya pun belum mampu break MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi PANI sedang berada di awal wave [c] dari wave B pada pola trianglenya.
SSMS terkoreksi 1,53 persen ke 1.610 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang membesar, posisinya pun masih berada di bawah MA20.
MNC Sekuritas perkirakan, posisi SSMS saat ini sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c). Hal tersebut berarti, SSMS masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 1.455-1.550
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More