Market Update

IHSG Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham PANI, BRMS hingga ISAT

Poin Penting

  • IHSG berpeluang menguat ke area 8.268–8.354 setelah sebelumnya terkoreksi 0,25 persen ke level 8.163 namun masih bertahan di atas MA20.
  • Saham rekomendasi MNC Sekuritas hari ini: BRMS, ISAT, dan PANI dengan strategi buy on weakness, sementara SSMS direkomendasikan sell on strength.
  • BRMS ditargetkan hingga 1.005, ISAT ke 2.100, PANI ke 15.450, sedangkan SSMS diperkirakan masih rawan koreksi ke kisaran 1.455–1.550.

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (3/11) berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

“IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya, adapun area penguatan terdekat berada di 8.268-8.354,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 3 November 2025.

Diketahui, IHSG pada perdagangan Jumat lalu (31/10) ditutup terkoreksi 0,25 persen ke level 8.163 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, penutupannya masih mampu berada di atas MA20. 

Baca juga: Deretan Saham Top Laggards IHSG dalam Sepekan

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

BRMS – Buy on Weakness

BRMS menguat 2,79 persen ke 920 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun pergerakannya masih berada di bawah MA20. Selama BRMS masih mampu berada di atas 880 sebagai stoplossnya, maka posisi BRMS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (B).

  • Buy on Weakness: 895-915
  • Target Price: 950, 1.005
  • Stoploss: below 880

ISAT – Buy on Weakness

ISAT bergerak flat ke 1.885 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ISAT masih membentuk wave [ii] dari wave C pada label hitam.

  • Buy on Weakness: 1.690-1.795
  • Target Price: 1.970, 2.100
  • Stoploss: below 1.615
Baca juga: Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 dalam Sepekan

PANI – Buy on Weakness

PANI menguat 0,36 persen ke 14.050 namun disertai dengan munculnya tekanan jual, penguatannya pun belum mampu break MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi PANI sedang berada di awal wave [c] dari wave B pada pola trianglenya.

  • Buy on Weakness: 13.550-14.025
  • Target Price: 14.600, 15.450
  • Stoploss: below 13.100

SSMS – Sell on Strength

SSMS terkoreksi 1,53 persen ke 1.610 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang membesar, posisinya pun masih berada di bawah MA20.

MNC Sekuritas perkirakan, posisi SSMS saat ini sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c). Hal tersebut berarti, SSMS masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 1.455-1.550

  • Sell on Strength: 1.635-1.665. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

5 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

6 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

7 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

7 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

8 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

8 hours ago