Ilustrasi transaksi saham perbankan. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (18/9) masih berpeluang menguat untuk menguji kembali ke level 7.072, dimana IHSG akan mengalami ekstensi ke rentang area 7.025-7.037.
“Apabila IHSG belum mampu break 7.020, maka posisi IHSG diperkirakan sudah berada di akhir wave b dari wave (ii), sehingga pergerakan IHSG rawan terkoreksi untuk membentuk awalan wave c dari wave (ii) ke rentang 6.737-6.846,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 18 September 2023.
Baca juga: Ekonomi Asia Pasifik Membaik, Investasi Reksa Dana Saham Offshore Bisa jadi Pilihan Menarik
Adapun, MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, diantaranya adalah AKRA, BMRI, GOTO, dan MBMA.
AKRA – Buy on Weakness
AKRA menguat 1 persen ke 1.485 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama AKRA masih mampu bergerak di atas 1,425 sebagai stoplossnya, maka posisi AKRA saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [a] dari wave B sehingga AKRA masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada skenario hitam.
Buy on Weakness: 1.455-1.470
Target Price: 1.540, 1.610
Stoploss: below 1.425
BMRI – Buy on Weakness
BMRI menguat 1,7 persen ke 5.925 disertai volume pembelian yang tinggi, namun pergerakan BMRI tertahan oleh MA20. Selama BMRI masih mampu bergerak di atas 5.775 sebagai stoplossnya, maka posisi BMRI saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v] pada skenario hitam. Buy on Weakness: 5.825-5.900
Target Price: 6.100, 6.275
Stoploss: below 5.775
Baca juga: Perkuat SDM Industri Pasar Modal, Ini yang Dilakukan OJK
GOTO – Buy on Weakness
GOTO menguat 4,5 persen ke 92 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatan GOTO pun mampu berada di atas MA20. Selama GOTO masih mampu bergerak di atas 86 sebagai stoplossnya, maka posisi GOTO saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c].
Buy on Weakness: 89-91
Target Price: 97, 107
Stoploss: below 86
MBMA – Buy on Weakness
MBMA terkoreksi ke 855 disertai dengan munculnya volume penjualan. Apabila MBMA belum mampu break 900 sebagai resistance, maka posisi MBMA saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 4, sehingga MBMA masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 800-835
Target Price: 895, 945
Stoploss: below 780. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More