Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (25/3) masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya pada rentang level 7.500 hingga 7.617.
“Pada label merah, IHSG sudah menyelesaikan wave (b) dan diperkirakan saat ini sedang membentuk wave (c) dari wave [iv] ke rentang area 7,219-7,238, dengan level support 7.238, 7.197 dan level resistance 7.444, 7.492,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 25 Maret 2024.
Di mana, sebelumnya IHSG ditutup menguat 0,16 persen ke level 7.350 pada perdagangan Jumat lalu (22/3), dan masih didominasi oleh volume pembelian, serta pergerakannya pun mampu berada di atas MA20.
Baca juga: GOTO Ungkap Rencana Buyback Saham, Modalnya hingga Rp3,14 Triliun
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
ADRO – Buy on Weakness
ADRO bergerak flat ke 2.650 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama ADRO masih mampu berada di atas 2.590 sebagai stoplossnya, maka posisi ADRO saat ini masih berada di awal wave v dari wave (c), sehingga ADRO masih berpeluang menguat.
Buy on Weakness: 2.610-2.650
Target Price: 2.730, 2.820
Stoploss: below 2.590
ARTO – Buy on Weakness
ARTO menguat 0,75 persen ke 2.700 disertai peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Selama masih mampu bergerak di atas 2.560 sebagai stoplossnya, maka posisi ARTO saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [i] dari wave 3 pada label hitam.
Buy on Weakness: 2.640-2.700
Target Price: 3.050, 3.340
Stoploss: below 2.560
ASII – Buy on Weakness
ASII menguat 0,47 persen ke 5.375 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatan ASII pun mampu berada di atas MA60. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ASII sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (1), sehingga ASII masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 5.250-5.300
Target Price: 5.500, 5.700
Stoploss: below 5.150
Baca juga: Waspada! Saham “Sampah” Makin Berserakan, Banyak “Perompak” di Lantai Bursa
TLKM – Spec Buy
TLKM menguat 0,26 persen ke 3.900 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 3.840 sebagai stoplossnya, maka posisi TLKM saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b], sehingga koreksi TLKM akan relatif terbatas dan berpeluang menguat.
Spec Buy: 3.860-3.900
Target Price: 4.000, 4.040
Stoploss: below 3.840. (*)
Editor: Gali Pratama
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More