Ilustrasi: IHSG hari ini dibuka di zona merah. (Foto: istimewa)
Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak mixed cenderung menguat dalam rentang 6.900 hingga 6.980 pada hari ini (2/10).
“Pada perdagangan Jumat (29/9), IHSG ditutup naik tipis 0,03 persen atau naik 2,06 poin di level 6.939,89. IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 6.900-6.980,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 2 Oktober 2023.
Baca juga: Industri Farmasi Terus Tumbuh, Ini Saham Rekomendasi Analis
Kemudian, sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini diantaranya adalah Indonesia berpartisipasi dalam Berlin Global Dialogue (BGD) di Jerman tanggal 29 September 2023, dimana forum BGD tersebut menghadirkan Presiden, Menteri, Akademisi dan CEO perusahaan internasional.
“Pada forum tersebut Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati menyampaikan dukungan terhadap proses transisi menuju energi bersih. Pendanaan yang dibutuhkan Indonesia untuk mencapai penurunan emisi karbon tersebut mencapai Rp3.500 triliun atau USD246 miliar,” imbuhnya.
Sedangkan dari mancanegara, Indeks konsumen Michigan Consumer Sentiment periode September 2023 tercatat sebesar 68,1, setelah pada bulan sebelumnya di level 71,6, hal itu disebabkan oleh turunnya ekspektasi konsumen menyusul pemogokan kerja di sektor otomotif Amerika Serikat (AS) yang melibatkan tiga produsen otomotif terbesar akibat tuntutan kenaikan upah dan jam kerja.
Baca juga: Perkuat SDM Industri Pasar Modal, Ini yang Dilakukan OJK
Adapun kenaikan harga bahan pangan dan bahan bakar juga menjadi pertimbangan turunnya optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi AS.
Sementara sentimen dari Asia adalah terkait dengan Biro Statistik Nasional China (NBS) yang mencatat PMI manufaktur pada September 2023 naik ke level 50,2 dari bulan sebelumnya yang masih di level kontraksi sebesar 49,7. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More