Market Update

IHSG Berpeluang Menguat, Berikut 4 Saham Rekomendasi yang Patut Dilirik

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (17/4) berpeluang menguat melanjutkan penguatannya.

“Pada skenario merah, diperkirakan IHSG sedang berada di awal wave B, sehingga IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya dengan target terdekat berada di 6.510-6.678,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 17 April 2025.

Namun, pada skenario hitam (worst case) diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [v] sehingga masih terdapat potensi koreksi dimana IHSG akan mengarah ke 5.633-5.770.

Di mana, IHSG pada perdagangan kemarin (17/4) ditutup terkoreksi sebanyak 0,65 persen ke level 6.400 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. 

Baca juga: BEI Gelar Road to CMSE 2025, Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal

Rekomendasi Saham

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU).

ADRO – Buy on Weakness

ADRO terkoreksi ke 1.800 disertai dengan munculnya tekanan jual, namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ADRO sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5, sehingga ADRO masih berpeluang menguat.

Buy on Weakness: 1.695-1.785

Target Price: 1.865, 1.785

Stoploss: below 1.665

MBMA – Buy on Weakness

MBMA bergerak flat ke 278 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun masih tertahan oleh MA20. MNC Sekuritas perkirakan posisi MBMA sedang berada pada bagian awal dari wave (A), sehingga MBMA masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 266-276

Target Price: 316, 326

Stoploss: below 250

PTRO – Buy on Weakness

PTRO terkoreksi 4,55 persen ke 2.310 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi PTRO sedang berada di awal wave (A) dari wave [B], sehingga koreksi PTRO akan relatif terbatas.

Buy on Weakness: 2.110-2.270

Target Price: 2.640, 2.790

Stoploss: below 2.060

Baca juga: Gurih! Matahari (LPPF) Bagi Dividen Rp300/Saham, Yield Hampir 15 Persen dari Harga Saham Penutupan Hari ini

RATU – Buy on Weakness

RATU terkoreksi ke 5.000 disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, MNC Sekuritas perkirakan posisi RATU sedang berada pada bagian dari wave (B) dari wave [B], sehingga RATU masih rawan melanjutkan koreksinya.

Buy on Weakness: 4.190-4.910

Target Price: 5.350, 6.050

Stoploss: below 3.950. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

9 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

9 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

10 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

10 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

10 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

12 hours ago