Market Update

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham ASII, BBTN hingga TOBA

Poin Penting

  • IHSG berpeluang menguat ke level 8.540–8.577, namun MNC Sekuritas mengingatkan potensi koreksi menuju 8.311–8.350 untuk menguji support trendline.
  • IHSG sebelumnya ditutup melemah tipis 0,07 persen ke 8.414, tetapi diikuti oleh munculnya volume pembelian yang memberi indikasi teknikal positif.
  • Rekomendasi saham hari ini: Buy on Weakness: ASII, BBTN, TOBA, Sell on Strength: COCO, yang dinilai masih rawan koreksi bila menembus support 394.

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (24/11) masih berpeluang menguat hingga level 8.577.

“IHSG masih berpeluang menguat ke rentang area 8.540-8.577. Namun cermati label merah, di mana koreksi IHSG akan menguji rentang 8.311-8.350 sekaligus menguji support trendline,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 24 November 2025.

Diketahui, pada perdagangan Jumat lalu (21/11) IHSG ditutup dengan melanjutkan koreksinya sebesar 0,07 persen ke 8.414 dan disertai oleh munculnya volume pembelian.

Baca juga: Intip Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 dalam Sepekan

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), dan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO).

ASII – Buy on Weakness

ASII menguat ke 6.425 dan disertai volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA20. Saat ini, posisi ASII diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave 4 pada pola triangle (hitam).

  • Buy on Weakness: 6.225-6.375
  • Target Price: 6.425, 6.525
  • Stoploss: below 6.125

BBTN – Buy on Weakness

BBTN terkoreksi 1,25 persen ke 1.185 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih berada di bawah MA20. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi BBTN sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 3.

  • Buy on Weakness: 1.150-1.175
  • Target Price: 1.225, 1.265
  • Stoploss: below 1.120

TOBA – Buy on Weakness

TOBA menguat 4,27 persen ke 855 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Posisi TOBA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B.

  • Buy on Weakness: 835-855
  • Target Price: 950, 1.080
  • Stoploss: below 815
Baca juga: IHSG Sepekan Menguat 0,52 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp15.391 Triliun

COCO – Sell on Strength

COCO terkoreksi 2,4 persen ke 406 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih cenderung sideways dan sudah berada di bawah MA20.

MNC Sekuritas perkirakan, posisi COCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (A), sehingga COCO masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 330-362, terlebih bila break 394 sebagai supportnya.

  • Sell on Strength: 416-422. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank Mandiri Hadirkan Program Berbagi Takjil di Menara Mandiri Sudirman

Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More

19 mins ago

Bank OCBC NISP Mau Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More

34 mins ago

BGN Janji Tindaklanjuti Menu MBG Ramadan yang Melenceng dari Anggaran

Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More

38 mins ago

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Januari 2026 Anjlok 14 Persen

Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More

50 mins ago

KSPN Kritik Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih

Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More

1 hour ago

Insentif Ramadan-Lebaran Rp12,8 Triliun, DPR: Jangan Sekadar Stimulus Musiman

Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More

1 hour ago