Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (21/8) masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya di rentang 8.025-8.102.
“Masih terdapat ruang IHSG untuk menguat menguji level 8.025-8.102, namun demikian tetap cermati akan adanya koreksi jangka pendek ke rentang 7.815-7.831,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 21 Agustus 2025.
Sementara pada perdagangan kemarin (20/8) IHSG kembali ditutup menguat sebanyak 1,03 persen ke level 7.943. Penguatan tersebut disertai dengan munculnya volume pembelian.
Pada perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan. Di antaranya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).
BRMS menguat 5,73 persen ke 480 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Pergerakan BRMS saat ini pun masih cenderung konsolidasi, dan MNC Sekuritas perkirakan pada skenario terbaiknya posisi BRMS saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.
BRPT menguat 5,38 persen ke 2.350 disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BRPT saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [v] dari wave 5.
SMBR menguat 3,33 persen ke 310 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, saat ini posisi SMBR sedang berada pada awal dari wave 1 dari wave (1).
TKIM terkoreksi 1.02 persen ke 7.275 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi TKIM saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More