Market Update

IHSG Berpeluang Menguat, 4 Saham Ini Dijagokan Analisis

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (28/8) berpeluang untuk mengalami penguatan pada level 7.662-7.664.

“Selama IHSG masih mampu berada di atas 7.460 sebagai area supportnya, maka posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i] dari wave 3. Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji rentang 7.622-7.664.,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 28 Agustus 2024.

Di mana, pada perdagangan kemarin (27/8) IHSG ditutup dengan terkoreksi 0,11 persen ke posisi 7.597 disertai dengan munculnya volume penjualan. 

Baca juga: BEI Gelar Public Expose Live 2024, 44 Emiten Bakal Pamer Kinerja

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ).

AMMN – Buy on Weakness

AMMN menguat 3,27 persen ke 11.050 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya tertahan oleh MA60. Selama masih mampu berada di atas 10,625 sebagai stoplossnya, maka posisi AMMN saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] dari wave A.
Buy on Weakness: 10.875-11.025
Target Price: 11.300, 11.700
Stoploss: below 10.625

BBRI – Buy on Weakness

BBRI terkoreksi 2,36 persen ke 5.175 disertai dengan munculnya volume penjualan. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BBRI sedang berada di awal wave (iv) dari wave [i] dari wave C, sehingga BBRI masih rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 4.910-5.075
Target Price: 5.400, 5.550
Stoploss: below 4.730

TLKM – Buy on Weakness

TLKM terkoreksi 0,34 persen ke 2.990 dan masih disertai volume pembelian, namun pergerakannya tertahan oleh MA60. Saat ini, diperkirakan posisi TLKM sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C, sehingga TLKM masih rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 2.860-2.910
Target Price: 3.050, 3.220
Stoploss: below 2.760

Baca juga: Mirae Asset Rekomendasikan 9 Saham Ini di Tengah Volatilitas Tinggi, Apa Saja?

ULTJ – Buy on Weakness

ULTJ terkoreksi 0,55 persen ke 1.800 disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ULTJ saat ini sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [iii], sehingga koreksi ULTJ akan relatif terbatas dan berpeluang menguat.
Buy on Weakness: 1.745-1.775
Target Price: 1.860, 1.930
Stoploss: below 1.700. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Denda Influencer BVN Rp5,35 Miliar Gegara Goreng Saham

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More

13 mins ago

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

14 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

15 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

17 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

18 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

18 hours ago