Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (19/8) berpotensi untuk menguat pada level 7.513-7.654, jika mampu melampaui level 7.460.
“Pada label hitam, adanya kemungkinan IHSG sedang membentuk wave [b] dari wave 2 pada pola running flat, selanjutnya, IHSG akan terkoreksi ke rentang area 7.027-7.218. Pada label merah, apabila IHSG mampu break 7.460, maka IHSG akan menuju ke 7.513-7.654,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 19 Agustus 2024.
Di mana, pada perdagangan Jumat lalu (16/8) IHSG ditutup menguat 0,30 persen ke level 7.432 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan resistance terdekatnya di 7.460.
Baca juga: Mirae Asset Rekomendasikan 9 Saham Ini di Tengah Volatilitas Tinggi, Apa Saja?
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR).
AUTO menguat 0,46 persen ke 2.190 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi AUTO diperkirakan sedang berada di awal wave v dari wave i dari wave (iii), sehingga AUTO masih berpeluang menguat.
Buy on Weakness: 2.170-2.190
Target Price: 2.270, 2.410
Stoploss: below 2.100
BREN menguat 0,86 persen ke 8.750 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan BREN masih tertahan oleh MA60. Saat ini, posisi BREN diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c], sehingga BREN berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 8.425-8.625
Target Price: 9.175, 9.600
Stoploss: below 8.125
INKP menguat 0,91 persen ke 8.350 disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi INKP saat ini sedang berada di awal wave v dari wave (i) dari wave [c], sehingga INKP masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 8.275-8.350
Target Price: 8.450, 8.600
Stoploss: below 8.250
Baca juga: BRI Danareksa Sekuritas Prediksi IHSG Tembus 8.000 di Akhir 2024
SMGR menguat 1 persen ke 4.050 disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi SMGR saat ini sedang berada pada bagian dari wave i dari wave (c), sehingga SMGR akan terkoreksi terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 3.930-4.030
Target Price: 4.170, 4.320
Stoploss: below 3.740. (*)
Editor: Galih Pratama
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More