Market Update

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Ini Pendorongnya

Poin Penting

  • IHSG berpeluang lanjut menguat secara teknikal menuju level 8.900 dan berpotensi menguji level psikologis 9.000
  • Sentimen global dan sektor komoditas positif, dengan kenaikan harga logam mendorong sektor bahan baku
  • Pada perdagangan hari ini Phintraco merekomendasikan saham EXCL, TLKM, ASII, TINS, dan DOID.

Jakarta – Manajemen Phintraco Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Selasa, 6 Januari 2026 secara teknikal akan melanjutkan penguatannya.

“Diperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menguji level 8.900, sebelum menuju level psikologis 9.000,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 6 Januari 2026.

Diketahui, pada perdagangan kemarin (5/1) IHSG ditutup menguat di level 8.859,19 atau naik 1,27 persen, yang merupakan level tertinggi baru. Sektor bahan baku membukukan kenaikan terbesar, seiring dengan kenaikan mayoritas harga komoditas logam. 

Baca juga: Tetapkan Kurs Dividen Interim 2025, Pemegang Saham ADRO Bakal Kantongi Cuan Segini

Di samping itu, serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela tidak terlalu direspons negatif oleh pasar, namun mendorong kenaikan harga mayoritas komoditas logam. 

Adapun, mayoritas indeks di bursa Asia ditutup menguat (5/1). Namun, rupiah ditutup melemah pada level Rp16.740 per USD di pasar spot (5/1), seiring dengan mayoritas mata uang di Asia yang cenderung melemah. 

Dari sisi domestik, telah dirilis data inflasi dan neraca perdagangan (5/1), dengan inflasi Indonesia tercatat sebesar 2,92 persen year on year (yoy) di Desember 2025, naik dari 2,72 persen yoy di November 2025. Ini merupakan level tertinggi sejak April 2024, namun masih dalam kisaran target BI di 1,5-3,5 persen. 

Di sisi lain, surplus neraca perdagangan bulan November 2025 berkurang menjadi USD2,66 miliar dari USD4,34 miliar di November 2024. Penurunan ini dipicu ekspor yang terkoreksi 6,6 persen yoy, sedangkan impor mengalami kenaikan tipis 0,46 persen yoy. 

Baca juga: Anak Usaha Emtek Diam-diam Borong Saham Superbank Rp25,76 Miliar

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sementara pada perdagangan hari ini Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Ada juga saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Timah Tbk (TINS), dan PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Awal 2026 Saham DADA Melonjak 35 Persen, Ini Pemicunya

Poin Penting Saham DADA melonjak 35% di awal 2026, bergerak cepat dari level Rp50 seiring… Read More

6 hours ago

Pemprov DKI Tunda Kenaikan Tarif Transjakarta, Ini Alasannya

Poin Penting Pemprov DKI menunda kenaikan tarif tahun ini atas arahan pemerintah pusat untuk menjaga… Read More

6 hours ago

Prabowo Sentil Pajak dan Bea Cukai, Ini Respons Menkeu Purbaya

Poin Penting Menkeu Purbaya mengaku tersindir pernyataan Presiden Prabowo soal kinerja pajak dan bea cukai… Read More

8 hours ago

Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp2.602,3 Triliun di Akhir 2025

Poin Penting Realisasi belanja pemerintah pusat hingga akhir 2025 mencapai Rp2.602,3 triliun atau 96,3 persen… Read More

10 hours ago

Maybank Indonesia Buka Rencana 2026, Targetkan Kredit Tumbuh hingga 10 Persen

Poin Penting Maybank Indonesia membidik pertumbuhan kredit di kisaran 9-10 persen, di atas pertumbuhan ekonomi.… Read More

10 hours ago

Defisit APBN Melebar, Purbaya: Saya Bisa Bikin 0 Persen, tapi Ekonomi Morat-Marit!

Poin Penting Defisit APBN 2025 melebar mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92 persen dari PDB, lebih… Read More

10 hours ago