Market Update

IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting

  • IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi koreksi di rentang 7.896-8.010.
  • IHSG ditutup menguat 0,30% ke level 8.146 pada perdagangan 4 Februari 2026, dengan pergerakan masih didominasi volume pembelian.
  • MNC Sekuritas merekomendasikan saham ADRO, BRMS, TKIM, dan TOWR, dengan strategi buy on weakness dan spec buy sesuai level teknikal masing-masing.

Jakarta – MNC Sekuritas mencermati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini, Kamis (5/2), diperkirakan masih memiliki peluang untuk menguat hingga posisi 8.527.

“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [x], sehingga masih terdapat peluang penguatan untuk menguji 8.328-8.527. Namun demikian cermati area koreksi yang berada di 7.896-8.010,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 5 Februari 2026.

Baca juga: IHSG Ditutup di Zona Hijau, Saham BBTN, AMMN, dan BRIS Jadi Top Gainers

Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (4/2), IHSG ditutup menguat sekitar 0,30 persen ke level 8.146.

Pergerakan indeks masih didominasi oleh volume pembelian, yang mencerminkan minat beli investor tetap terjaga.

Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas

Seiring peluang penguatan IHSG, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

ADRO – Buy on Weakness

ADRO menguat 1,40 persen ke 2.180 dan masih didominasi volume pembelian, meski penguatannya tertahan oleh MA20. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ADRO berada di awal wave [iii] dari wave C.

Buy on Weakness: 2.110-2.150

Target Price: 2.310, 2.420

Stoploss: below 2.030

BRMS – Buy on Weakness

BRMS menguat 4,19 persen ke 995 dengan dominasi volume pembelian. Saat ini, BRMS diperkirakan berada di awal wave [b] dari wave 4.

Buy on Weakness: 945-990

Target Price: 1,095, 1,165

Stoploss: below 900

TKIM – Buy on Weakness

TKIM naik 0,74 persen ke 6.850 namun disertai tekanan jual. Posisi saham ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 6.700-6.800

Target Price: 7.175, 7.425

Stoploss: below 6.500

TOWR – Spec Buy

TOWR terkoreksi 1,85 persen ke 530 dengan tekanan jual yang cukup besar. Selama masih bertahan di atas 510 sebagai area stoploss, TOWR diperkirakan berada di awal wave (iii) dari wave [i].

Spec Buy: 515-525

Target Price: 560, 585

Stoploss: below 510. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

4 mins ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

42 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

2 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

3 hours ago