News Update

IHSG Berpeluang Cetak Rekor Baru

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 45,29 poin atau 0,78% ke level 5.837,17 pada perdagangan Senin, 22 Mei 2017. Sedangkan Indeks LQ45 melonjak ke level 11,38 poin atau 1,17% ke level 981,78.

Indeks menguat seiring antusias investor akan hasil rating yang diterima pemerintah Indonesia dari S&P terkait kelayakan investasi.

Alhasil indeks pun sejak akhir pekan kemarin naik tajam. Melihat kondisi ini, bukan tidak mungkin IHSG bisa cetak rekor barunya tahun ini. Terakhir pada perdagangan kemarin IHSG cetak rekor intraday di 5.800.

Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Bursa AS sendiri menguat seiring meredanya kekhawatiran akan kemungkinan sulitnya Presiden Trump melaksanakan program pemotongan pajak dan kemungkinan impeachment menyusul kasus pemecatan direktur FBI.

Di Eropa, data consumer confidence sedikit membaik dan menjadi sentimen positif. Dari pasar komoditas, harga batubara terlihat sudah mulai stabil setelah penurunan di 1-2 minggu lalu.

Akhir pekan kemarin IHSG menguat 2,6% didorong oleh saham-saham bluechip menyusul langkah S&P memberikan investment grade ke Indonesia. Namun hal ini sudah banyak difaktorkan sebelumnya dan dana asing mencatat net sell Rp205 miliar di pasar reguler.

Hari ini IHSG masih berpotensi mendapat sentimen positif seiring penguatan di bursa global . Waspadai koreksi setelah penguatan IHSG yang cukup tajam. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

2 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

8 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

8 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

8 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

8 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

8 hours ago