News Update

IHSG Berpeluang Besar Terkoreksi

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi tadi sempat dibuka naik tipis 2,03 poin (0,03%) ke level 6.341,08 pada perdagangan Rabu, 3 Januari 2018. Sedangkan Indeks LQ45 naik 0,52 poin (0,05%) ke 1.076,7.

Kendati dibuka naik, IHSG hari ini kembali rawan terkoreksi, menyusul telah naiknya indeks dalam beberapa pekan terakhir, hingga puncaknya di akhir tahun 2017.

Berdasarkan pantauan pasar, hingga pukul 10:05 sendiri posisi IHSG telah terkoreksi hingga 40,16 poin atau 0,63% ke level 6.299,07.

Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia,
Bursa AS sendiri ditutup menguat pada perdagangan hari pertama pasca libur Tahun Baru, ditopang optimisme investor atas penguatan pasar di tahun 2018.

Saham Apple, Facebook, Alphabet, dan Microsoft mendongkrak indeks teknologi yang menjadikannya sektor pada S&P dengan kinerja terbaik.

Sementara fokus investor tetap kepada kebijakan fiskal  dan undang-undang pajak.  Disisi lain, Bursa Eropa ditutup melemah, terbebani saham otomotif setelah data registrasi mobil yang yang akan dirilis pada hari Jumat, diestimasikan menunjukkan penurunan sebesar 5% untuk penjualan mobil baru.

Harga minyak sempat menguat yang didorong oleh permintaan yang kuat dan penurunan persediaan global ditutup di level USD67/barel. Sementara harga emas menguat di atas level USD1.300 merespon dolar AS yang tertekan, ketegangan politik dan kekhawatiran tentang dampak suku bunga AS.

Dari domestik rendahnya data pertumbuhan kredit di Indonesia serta rendahnya inflasi Des17 menjadi fokus utama.

“IHSG berpeluang melanjutkan koreksi merespon sentiment dan profit taking di pasar. Rupiah kemungkinan bergerak di rentang Rp13,550/USD-Rp13,570/USD,” jelas tim Riset Samuel Sekuritas Indonesia. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Setelah Kabar “Tukar Guling” Juda Agung: Independensi BI “Luntur”, dari Meritokrasi ke Politik Patronase

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group SEGALANYA bisa terjadi. Tatatan bisa saja tinggal… Read More

4 mins ago

Peluncuran Kampanye “Pensiun Gak Susah”

Kampanye ini merupakan bagian dari inisiatif Bank DBS Indonesia dan DBS Foundation dalam mendorong masyarakat… Read More

5 hours ago

7 SBN Ritel Dirilis, Masih Layak Dibeli Tahun Ini?

Poin Penting SBN Ritel masih layak dibeli tahun ini karena bersifat stabil, berisiko rendah, dan… Read More

7 hours ago

Persiapan Pensiun Sejak Dini, Ini Cara Simpel Menghitung Dana yang Dibutuhkan

Poin Penting Retirement Goal Calculator dari Bank DBS Indonesia membantu menghitung kebutuhan dana pensiun secara… Read More

7 hours ago

Bancassurance DBS Tumbuh Double Digit di 2025

Poin Penting Bisnis bancassurance Bank DBS Indonesia tumbuh double digit sepanjang 2025, sejalan dengan pertumbuhan… Read More

8 hours ago

Rupiah Anjlok Nyaris Rp17.000, Menkeu Purbaya Bantah Dampak Isu Thomas ke BI

Poin Penting Rupiah melemah ke Rp16.955 per dolar AS, namun pemerintah menegaskan pelemahan ini tidak… Read More

8 hours ago