Ilustrasi: Pergerakan pasar saham/istimewa
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (4/4) berhasil ditutup pada zona hijau ke level 7.254,39 atau menguat 1,22 persen dari dibuka pada level 7.166,84.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 219 saham terkoreksi pada perdagangan IHSG pagi tadi. Lalu, 380 saham menguat, dan 192 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 14,60 miliar saham diperdagangkan dengan 953 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp11,48 triliun.
Seluruh indeks juga mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat sebesar 1,28 persen menjadi 490,37, LQ45 menguat 1,45 persen menjadi 967,76, SRI-KEHATI menguat 1,20 persen menjadi 435,38, dan JII menguat 1,12 persen menjadi 536,34.
Baca juga: BEI Tetapkan Syarat Pemecahan dan Penggabungan Saham
Lalu, mayoritas sektor pun mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku menguat 2,93 persen, sektor infrastruktur menguat 1,15 persen, sektor keuangan menguat 0,93 persen, sektor teknologi menguat 0,80 persen, sektor siklikal menguat 0,74 persen.
Kemudian, sektor kesehatan menguat 0,63 persen, sektor transportasi menguat 0,56 persen, sektor properti menguat 0,23 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,20 persen.
Sedangkan, sisanya mengalami pelemahan, diantaranya adalah sektor energi melemah 0,15 persen dan sektor industrial melemah 0,12 persen.
Baca juga: OJK Terbitkan Aturan Penyampaian Laporan Kepemilikan Saham, Simak!
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA), dan PT Mitra International Resources Tbk (MIRA).
Sedangkan saham top losers adalah PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), PT Modern Internasional Tbk (MDRN), dan PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More