Categories: Market Update

IHSG Berhasil Dibuka Mnguat 32 Poin

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 32,34 poin atau 0,73% ke level 4.474,52 pada perdagangan Selasa, 17 November 2015. Sedangkan indeks LQ45 dibuka melonjak 8.50 poin atau 1,12% ke level 764.98.

Penguatan bursa global menjadi pendorong indeks pagi ini bisa dibuka menguat cukup signifikan.

Analis First Asia Capital David Sutyanto sendiri mengatakan‎, Wall Street tadi malam berhasil rebound setelah pelaku pasar mengabaikan faktor risiko prospek perekonomian global pasca serengan teroris di Paris dan lebih memfokuskan pada prospek stimulus yang akan diambil.

Tercatat indeks DJIA dan S&P di Wall Steet masing-masing menguat 1,4% dan 1,5% dengan ditutup masing-masing pada level 17483,01 dan 2053,19.‎

“Dengan dukungan rebound pasar saham global dan kawasan, IHSG berpeluang bergerak di teritori positif dalam rentang konsolidasi. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.410 hingga 4.490 berpeluang rebound,” tutur David. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

27 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago