Market Update

IHSG Berbalik Merosot ke Posisi 8.677, Nilai Transaksi Capai Rp37,75 Triliun

Poin Penting

  • IHSG berbalik melemah 0,11 persen dan ditutup di level 8.677,34 dengan nilai transaksi mencapai Rp37,75 triliun.
  • Mayoritas sektor justru menguat, dipimpin sektor infrastruktur, kesehatan, industrial, dan energi, meski indeks utama dan indeks domestik lain melemah.
  • Saham BUMI, DEWA, dan BKSL paling aktif diperdagangkan, sementara JTPE, MORA, dan ALII menjadi top gainers, serta SMIL, EMTK, dan BBYB masuk daftar top losers.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu, 17 Desember 2025, berbalik ditutup merosot ke level 8.677,34 atau turun 0,11 persen dari level 8.686,46. 

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat 284 saham terkoreksi, 379 saham menguat, dan 140 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 54,60 miliar saham diperdagangkan dengan 2,71 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp37,75 triliun.

Baca juga: IHSG Sesi I Lanjut Ditutup Menguat ke Posisi 8.715, Infrastruktur Jadi Penopang Utama

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri bergerak melemah, terlihat dari LQ45 yang turun 0,21 persen ke 852,58, JII merosot 0,37 persen menjadi 584,50, Sri-Kehati melemah 0,02 persen menjadi 381,84, dan IDX30 turun 0,09 persen menjadi 437,66.

Di samping itu, mayoritas sektor justru ditutup menguat, terlihat dari sektor infrastruktur naik 2,32 persen, sektor kesehatan meningkat 0,96 persen, sektor industrial menguat 0,90 persen, sektor energi naik 0,82 persen.

Selanjutnya, sektor transportasi meningkat 0,62 persen, sektor keuangan menguat 0,22 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,14 persen.

Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Menguat pada Level 8.711, Jelang RDG BI

Sedangkan, sektor sisanya melemah, dengan sektor teknologi turun 2,82 persen, sektor siklikal merosot 1,16 persen, sektor bahan baku melemah 0,22 persen, dan sektor properti turun 0,18 persen.

Saham Top Gainers dan Top Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE), PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), dan PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII).

Sedangkan saham top losers adalah PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB).

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke Level 8.649

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU 4 Kali Lipat Selama Libur Lebaran 2026

Jakarta – PT PLN (Persero) mencatat lonjakan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga… Read More

6 mins ago

SeaBank Kantongi Laba Rp678,4 Miliar pada 2025, Melesat 79 Persen

Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (2/4): Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Meroket

Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS) kompak naik pada 2 April 2026,… Read More

2 hours ago

Peringati Hari Perempuan Internasional, Generali Indonesia Gelar Talkshow

Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia… Read More

2 hours ago

285 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah 0,65 Persen ke 7.138

Jakarta - Pada pembukaan perdagangan hari ini (2/4) pukul 09.06 WIB Indeks Harga Saham Gabungan… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp16.987 per Dolar AS

Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2026). Rupiah dibuka pada level… Read More

2 hours ago