Market Update

IHSG Berbalik Menguat di Level 8.609 pada Pembukaan Jelang Libur Nataru

Poin Penting

  • IHSG berbalik menguat di pembukaan ke level 8.609,98 dari 8.584,78
  • Penguatan didukung Wall Street dan komoditas global, tetapi net sell asing dan rupiah melemah jadi katalis negatif
  • Rekomendasi saham hari ini JPFA, HRUM, TLKM, MEDC, MBMA, EXCL

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan, Rabu (24/12) pukul 09:00 WIB, sebagai perdagangan akhir pekan sebelum libur serta cuti bersama Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik dibuka menguat ke level 8.609,98 dari level 8.584,78.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 780,33 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 81 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp411,63 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 122 saham terkoreksi, sebanyak 256 saham menguat dan sebanyak 242 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Berpotensi Sideways, Ini Katalis Penggeraknya

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diperkirakan akan bergerak variatif cenderung melemah.

“IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah pada kisaran support 8.414-8.503 dan resistance 8.667-8.750,” kata Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Rabu, 24 Desember 2025.

Lebih lanjut, manajemen CGS menilai, dengan berlanjutnya penguatan indeks-indeks utama di Wall Street seiring kembali naiknya saham-saham berbasis AI dan naiknya mayoritas harga komoditas global diprediksi dapat menjadi katalis positif. 

Namun, aksi net sell jumbo oleh investor asing dari IHSG pada perdagangan Selasa kemarin senilai Rp852,91 miliar dan tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang masih berlanjut diperkirakan berpotensi menjadi katalis negatif untuk pasar.

Baca juga: IHSG Lanjut Ditutup Merosot 0,71 Persen ke Level 8.584

Adapun, CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, antara lain PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

4 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

10 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

12 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

17 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

18 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

19 hours ago