Market Update

IHSG Berbalik ke Zona Merah, Ditutup di 8.363 pada Sesi I

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup melemah 0,33 persen ke level 8.363,15, dengan nilai transaksi mencapai Rp15,44 triliun.
  • Sebanyak 409 saham terkoreksi, sementara 263 saham menguat dan 141 saham stagnan.
  • Sektor industrial, transportasi, dan teknologi masih menguat, sedangkan sektor keuangan menjadi penekan utama IHSG.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa, 11 November 2025, ditutup di level 8.363,15 dari posisi 8.391,24 atau melemah 0,33 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 43,63 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,94 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp15,44 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 409 saham terkoreksi, sebanyak 263 saham menguat dan sebanyak 141 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Dibuka Naik 0,60 Persen ke Level 8.441

Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga bergerak menguat, dengan sektor industrial naik 1,39 persen, sektor transportasi meningkat 1,26 persen, sektor teknologi menguat 1,15 persen, dan sektor energi naik 1,10 persen.

Sektor lainnya, yakni sektor infrastruktur meningkat 0,54 persen, sektor kesehatan menguat 0,30 persen, dan sektor bahan baku naik 0,22 persen.

Sedangkan, sektor sisanya melemah, tecermin dari sektor keuangan turun 0,98 persen, sektor properti merosot 0,71 persen, sektor non-siklikal melemah 0,49 persen, dan sektor siklikal turun 0,29 persen.

Baca juga: IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat, Cek 4 Saham Rekomendasi Analis

Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak melemah, dengan Hang Seng Index turun 0,33 persen, Nikkei 225 Index Tokyo merosot 0,24 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,40 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

54 mins ago

Pemerintah Belum Siapkan Perppu Defisit APBN, Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Aman

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More

4 hours ago

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

5 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

5 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

5 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

5 hours ago