Market Update

IHSG Berbalik Ditutup Turun Tipis, 328 Saham Justru Menguat

Poin Penting

  • IHSG ditutup melemah ke 8.611,78 meski lebih banyak saham menguat (328 saham), dengan nilai transaksi mencapai Rp21,28 triliun.
  • Seluruh indeks utama bergerak turun, termasuk LQ45 (-0,65%), JII (-0,57%), dan IDX30 (-0,26%).
  • Mayoritas sektor ditutup hijau, dipimpin teknologi (+1,54%) dan infrastruktur (+1,50%), sementara top gainers meliputi GTSI, GOLF, dan BKSL.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu, 3 Desember 2025, ditutup berbalik melemah ke posisi 8.611,78 atau turun 0,06 persen dari posisi sebelumnya di 8.617,04. 

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 316 saham terkoreksi, 328 saham menguat, dan 160 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 47,10 miliar saham diperdagangkan dengan 2,73 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp21,28 triliun.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat ke 8.664 dan Cetak ATH, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak melemah, terlihat dari LQ45 merosot 0,65 persen ke 849,18, JII turun 0,57 persen menjadi 583,51, IDX30 melemah 0,26 persen menjadi 437,53, dan Sri-Kehati merosot 0,17 persen menjadi 380,87.

Meski begitu, mayoritas sektor justru ditutup hijau, antara lain, sektor teknologi naik 1,54 persen, sektor infrastruktur menguat 1,50 persen, sektor transportasi meningkat 1,26 persen, dan sektor siklikal naik 1,14 persen.

Selain itu, sektor properti menguat 0,93 persen, sektor kesehatan meningkat 0,85 persen, sektor industrial naik 0,31 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,27 persen.

Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Ini Deretan Saham yang Direkomendasikan Analis

Sementara, sektor sisanya melemah, di antaranya adalah sektor bahan baku turun 0,60 persen, sektor keuangan merosot 0,58 persen, dan sektor energi melemah 0,50 persen.

Top Gainers dan Top Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT GTS Internasional Tbk (GTSI), PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF), dan PT Sentul City Tbk (BKSL).

Sedangkan saham top losers adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Bank Ganesha Tbk (BGTG), dan. PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK).

Baca juga: J.P. Morgan Proyeksikan IHSG Tembus 10.000 pada 2026, Ini Faktor Pendorongnya

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT GTS Internasional Tbk (GTSI). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

2 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

14 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

15 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

21 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

22 hours ago