Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Selasa, 22 Oktober 2024, ditutup meningkat ke level 7.788,98 atau menguat 0,21 persen setelah sempat turun ke level 7.731,96.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 299 saham terkoreksi, 282 saham menguat, dan 216 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 31,28 miliar saham diperdagangkan dengan 1,53 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp13,31 triliun.
Meski begitu, mayoritas indeks malah melemah, dengan IDX30 turun 0,42 persen menjadi 492,14, LQ45 melemah 0,73 persen menjadi 954,38, dan Sri-Kehati merosot 1,10 persen menjadi 429,93. Sedangkan, JII naik 0,34 persen menjadi 542,29.
Baca juga: Lanjut Melemah, IHSG Sesi I Ditutup Merosot ke Level 7.755
Sementara itu, mayoritas sektor bergerak naik, antara lain, sektor energi menguat 1,36 persen, sektor industrial meningkat 1,08 persen, sektor bahan baku menguat 1,03 persen, sektor teknologi naik 0,96 persen.
Serta, sektor siklikal naik 0,82 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,52 persen, dan sektor kesehatan meningkat 0,35 persen.
Sementara sektor sisanya melemah, tercermin dari sektor properti turun 0,23 persen, sektor keuangan merosot 0,08 persen, dan sektor transportasi melemah 0,02 persen.
Baca juga: IHSG Berbalik Arah, Dibuka Turun ke Level 7.766
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Artha Graha Nasional Tbk (INPC), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). Sedangkan saham top losers adalah PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK), PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More