Market Update

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting

  • IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026.
  • Mayoritas sektor menghijau, dipimpin sektor siklikal yang naik 1,99% dan energi menguat 1,82%.
  • Perdagangan cukup aktif, dengan nilai transaksi Rp17 triliun dan saham BUMI, CUAN, DEWA paling ramai diperdagangkan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 9 April 2026, berbalik ditutup di zona hijau ke posisi 7.307,58 atau menguat 0,39 persen dari level 7.279,20.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 374 saham terkoreksi, 278 saham menguat, dan 165 saham tidak berubah.

Sebanyak 29,04 miliar saham diperdagangkan dengan 2,24 juta kali frekuensi perpindahan tangan dan nilai transaksi Rp17,00 triliun.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Selanjutnya, sejumlah indeks dalam negeri bergerak variatif, dengan IDX30 turun 4,35 persen jadi 393,00 dan Sri-Kehati merosot 4,17 persen ke 341,80. Sedangkan, LQ45 menguat 0,04 persen ke 733,90 dan JII naik 1,89 persen menjadi 507,58.

Meski begitu, mayoritas sektor justru ditutup menguat, dipimpin sektor siklikal yang naik 1,99 persen, dan sektor energi menguat 1,82 persen. Sektor infrastruktur juga naik 0,58 persen.

Selain itu, sektor bahan baku meningkat 0,28 persen, sektor teknologi naik 0,17 persen, dan sektor transportasi menguat 0,01 persen.

Baca juga: Mirae Asset Sebut Tekanan Eksternal Masih Bayangi IHSG dan Rupiah

Di sisi lain, beberapa sektor masih melemah, seperti sektor keuangan turun 1,23 persen, sektor industrial merosot 0,69 persen, sektor non-siklikal melemah 0,58 persen, sektor properti turun 0,46 persen, dan sektor kesehatan terkoreksi 0,30 persen.

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers antara lain PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

Sementara itu, saham top losers meliputi PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), PT Bank Mega Tbk (MEGA), dan PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP).

Baca juga: IHSG Berpotensi Kembali Melemah, Ini Sentimen Pemicunya

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

7 mins ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

37 mins ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

1 hour ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

2 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

3 hours ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

3 hours ago