Pergerakan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Kamis (12/2), ditutup berbalik melemah ke level 8.259,16 atau turun 0,38 persen dari posisi pembuukaan di 8.290,96.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 27,26 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,91 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp14,48 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 369 saham terkoreksi, sebanyak 281 saham menguat dan sebanyak 168 saham stagnan.
Baca juga: IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,36 Persen ke Level 8.321
Lalu, mayoritas sektor tercatat melemah. Sektor kesehatan memimpin penurunan dengan koreksi 0,92 persen, disusul sektor siklikal turun 0,79 persen, infrastruktur melemah 0,78 persen, non-siklikal turun 0,60 persen, teknologi melemah 0,41 persen, dan keuangan merosot 0,15 persen.
Sementara itu, sejumlah sektor masih menguat, yakni transportasi naik 0,81 persen, bahan baku meningkat 0,75 persen, industrial menguat 0,31 persen, energi naik 0,27 persen, dan properti bertambah 0,10 persen.
Baca juga: IHSG sempat Menguat usai Pertemuan Prabowo dengan Taipan, Siang Ini Kembali Terkoreksi
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,17 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,12 persen. Sedangkan, Hang Seng Index turun 0,89 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Pangsa pasar oli Indonesia tumbuh rata-rata 2,5% per tahun, didorong oleh meningkatnya jumlah… Read More
Poin Penting Konflik AS-Iran memunculkan volatilitas, yang sebagian investor lihat sebagai momentum untuk membeli aset… Read More
Poin Penting SMF menyalurkan pembiayaan Rp20,88 triliun sepanjang 2025, naik 22,75%, dengan laba Rp565 miliar… Read More
Poin Penting Adira Finance catat pembiayaan baru Rp43,2 triliun, naik 18% di 2025. Laba bersih… Read More
Poin Penting AFPI berharap bank Himbara menyalurkan sebagian dari Rp200 triliun SAL ke industri pinjaman… Read More
Poin Penting Pertamina Lubricants memastikan stok oli domestik aman meski konflik AS-Israel vs Iran berpotensi… Read More