Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu, 1 Oktober 2025, ditutup berbalik ke zona merah pada posisi 8.043,82, turun 0,21 persen dari level 8.061,06.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 378 saham terkoreksi, 289 saham menguat, dan 130 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 59,47 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,84 juta kali, dan total nilai transaksi tembus Rp23,98 triliun.
Lalu, seluruh indeks dalam negeri mengalami pelemahan. IDX30 turun 1,08 persen menjadi 411,47, LQ45 merosot 1,20 persen menjadi 784,49, Sri-Kehati melemah 0,63 persen menjadi 361,63, dan JII turun 0,53 persen menjadi 550,39.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Nilai Transaksi Tembus Rp12,37 Triliun
Tidak hanya itu, mayoritas sektor bergerak turun, dengan sektor non-siklikal melemah 1,03 persen, sektor transportasi merosot 0,97 persen, sektor keuangan turun 0,69 persen, sektor properti melemah 0,51 persen, sektor infrastruktur merosot 0,50 persen, dan sektor kesehatan turun 0,13 persen.
Sedangkan, sektor sisanya menguat, terlihat dari, sektor teknologi naik 4,93 persen, sektor siklikal meningkat 1,41 persen, sektor bahan baku menguat 1,37 persen, sektor energi naik 0,66 persen, dan sektor industrial meningkat 0,13 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Sedangkan saham top losers adalah PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), PT Bank Permata Tbk (BNLI), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Baca juga: 309 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.080
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More