Market Update

IHSG Berbalik Arah, Ditutup Merah ke Posisi 8.521

Poin Penting

  • IHSG melemah 0,56 persen ke 8.521,88, dengan 364 saham terkoreksi dan total transaksi mencapai Rp31,26 triliun.
  • Seluruh indeks utama kompak turun, namun sebagian besar sektor justru ditutup menguat, dipimpin sektor industrial (+3,10 persen) dan kesehatan (+1,50 persen).
  • Top gainers: IPCC, IMPC, WIIM; top losers: BMHS, TOTL, DAAZ; dan saham teraktif: BUMI, DEWA, BRMS.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Selasa, 25 November 2025 ditutup bertahan pada zona merah ke level 8.521,88 atau melemah 0,56 persen dari level 8.570,25.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 364 saham terkoreksi, 277 saham menguat, dan 170 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 57,55 miliar saham diperdagangkan dengan 2,56 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp31,26 triliun.

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak melemah. Ini terlihat dari IDX30 turun 0,84 persen menjadi 443,30, LQ45 -0,72 persen ke 857,16, JII -0,90 persen menjadi 577,50, dan Sri-Kehati -0,71 persen menjadi 385,46.

Baca juga: Dana Asing Masuk Rp3,03 Triliun, Saham BRMS, BREN, dan BMRI Laris Manis

Meski demikian, mayoritas sektor mampu ditutup hijau. Rinciannya, sektor industrial menguat 3,10 persen, sektor kesehatan naik 1,50 persen, sektor siklikal meningkat 0,76 persen, sektor keuangan menguat 0,64 persen, sektor energi naik 0,32 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 0,13 persen.

Sedangkan, sektor lainnya melemah. Ini tercermin dari sektor properti turun 0,94 persen, sektor non-siklikal dan sektor teknologi (-0,46 persen), sektor bahan baku (-0,28 persen), dan sektor transportasi (-0,19 persen).

Baca juga: BCA Siap Bagikan Dividen Interim Rp55 per Saham, Catat Jadwalnya!

Saham Top Gainers dan Top Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM).

Sedangkan saham top losers adalah PT Bundamedik Tbk (BMHS), PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

12 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

19 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago