Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (22/3) indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik dibuka terkoreksi ke level 7.336,46 atau melemah tipis 0,03 persen dari level 7.338,35.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 260,05 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 21 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp290,68 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 90 saham terkoreksi, sebanyak 181 saham menguat dan sebanyak 229 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Berikut Sentimennya
Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, melihat bahwa IHSG secara teknikal pada hari ini akan berpotensi menguat.
“Hari ini IHSG berpotensi kembali menguat mencoba break level 7.380, dengan level resistance 7.360-7.380 dan level support 7.270-7.290,” ucap Fanny dalam risetnya di Jakarta, 22 Maret 2024.
Pada perdagangan kemarin (21/3) Indeks utama Wall Street ditutup menguat dan mencetak rekor tertinggi tiga hari berturut-turut, setelah The Fed meyakinkan investor tentang prospek penurunan suku bunga tahun ini.
Di mana, indeks Dow Jones naik 0,68 persen ke level 39.781,37, S&P 500 naik 0,32 persen ke level 5.241,53 dan Nasdaq Composite naik 0,20 ke level 16.401,84.
Baca juga: Gara-gara Ini, BEI Bakal Perketat Seleksi Perusahaan IPO
Sementara itu, Bursa Asia-Pasifik kompak melesat pada perdagangan kemarin setelah The Fed Amerika Serikat (AS) kembali menahan suku bunga acuannya, ditandai dengan tercatatnya dua indeks yang naik lebih dari 2 persen, Nikkei 225 Jepang dan KOSPI Korea Selatan melesat paling tinggi, masing-masing naik 2,03 persen dan 2,41 persen.
Adapun, penguatan indeks tersebut diikuti oleh Hang Seng Hong Kong tercatat naik 1,93 persen, ASX 200 Australia naik 1,12 persen, dan Straits Times Singapura naik 1,35 persen. Sedangkan, Shanghai Composite China turun 0,08 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More