Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 13 Januari 2025 ditutup merosot ke level 7.016,87 atau melemah 1,02 persen dari dibuka pada level 7.088,86.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 383 saham terkoreksi, 234 saham menguat, dan 186 tetap tidak berubah.
Sebanyak 16,61 miliar saham diperdagangkan dengan 1,44 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,89 triliun.
Baca juga: Investor Simak! Pekan Ini IHSG akan Dipengaruhi 2 Sentimen Berikut
Meski begitu, seluruh indeks dalam negeri mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun 1,24 persen menjadi 415,67, LQ45 merosot 1,15 persen menjadi 810,97, Sri-Kehati melemah 1,25 persen menjadi 363,61, dan JII merosot 0,37 persen menjadi 474,50.
Kemudian mayoritas sektor turut mengalami penurunan yang tercermin dari sektor industrial melemah 1,30 persen, sektor keuangan turun 1,21 persen, sektor teknologi merosot 1,09 persen, sektor transportasi melemah 0,88 persen.
Serta sektor infrastruktur turun 0,74 persen, sektor properti melemah 0,70 persen, sektor siklikal merosot 0,58 persen, dan sektor non-siklikal turun 0,47 persen.
Baca juga: Masih Loyo, IHSG Sesi I Terkoreksi 0,45 Persen
Sedangkan sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku meningkat 0,58 persen, sektor kesehatan menguat 0,21 persen, dan sektor energi naik 0,10 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Megapower Makmur Tbk (MPOW), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).
Sedangkan saham top losers adalah PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL).
Baca juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka pada Zona Merah ke Level 7.082
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK menghormati putusan KPPU yang menjatuhkan sanksi kepada 97 pindar atas pelanggaran persaingan… Read More
Poin Penting Kinerja melonjak signifikan, pendapatan HRTA naik 144,39% menjadi Rp44,55 triliun dan laba bersih… Read More
Poin Penting SAL dinilai penting sebagai bantalan APBN untuk mengantisipasi pelebaran defisit akibat lonjakan subsidi… Read More
Poin Penting Resign usai THR tidak signifikan, biasanya sudah direncanakan jauh hari dan dilakukan setelah… Read More
Poin Penting Pelaporan lapor SPT Tahun Pajak 2025 baru mencapai 9,13 juta hingga 26 Maret… Read More
Poin Penting Prabowo menginstruksikan pembangunan hunian layak bagi warga yang tinggal di pinggir rel usai… Read More