Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 29,79 poin atau 0,55% ke 5.444,04 pada perdagangan Kamis 10 November 2016. Sementara indeks LQ45 bergerak menguat 7,49 poin atau 0,81% ke level 928,94.
Indeks dibuka menguat pagi ini, setelah sebelumnya pada perdagangan kemarin ditutup anjlok hingga 1% seiring hasil pemilihan Presiden AS.
Kondisi tersebutpun dimanfaatkan investor hari ini dengan berburu saham yang telah terkoreksi tajam.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Indeks AS sendiri ditutup naik tadi malam, di tengah kenaikan saham berbasis financials dan healthcare. Begitupun pasar Eropa yang juga mengalami kenaikan.
Fokus dan penggerak pasar kemarin tertuju pada proses pemilihan dan kemenangan Donald Trump sebagai Presiden AS. Spekulasi dan kepercayaan seputar kebijakan perdagangan yang akan dilakukan oleh Donald Trump, salah satunya di sektor healthcare, juga telah menjadi sentimen penggerak indeks lainnya.
Dari update data indikator ekonomi AS, pasar tengah menanti terbitnya laporan bulanan jobless dan continuing claims serta manufaktur dan angka penjualan ritel.
Sementara untuk pasar komoditas, harga minyak dunia turun sedangkan emas mengalami kenaikan. Di sisi lain batubara tercatat melemah tipis ke USD106.50/MT.
(Baca juga : Efek Donald Trump, BI dan Kemenkeu Harus Jaga Kondisi Pasar)
IHSG sendiri hari ini diproyeksikan berpotensi mengalami rebound didorong oleh penguatan bursa global dan regional. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More