Jakarta–Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio telah memenuhi janjinya untuk berjalan kaki dari Gedung BEI menuju Pondok Indah Mal pasca Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 5.000 poin pada perdagangan kemarin, Kamis, 30 Juni 2016.
Berdasarkan pantauan, di lapangan, Jumat sore, 1 Juli 2016, dengan berpakaian kemeja putih dan berbalut kaos hitam, terlihat Tito bersemangat berjalan kaki, meski jarak dari BEI menuju Pondok Indah Mall mencapai kurang lebih 8 KM lebih.
Bahkan tidak jarang dirinya berjalan sambil berfoto selfie dengan ponsel pintarnya. Aksinya inipun membuktikan keseriusan Tito dalam mendorong pasar modal ke depan jadi lebih baik.
“Sehabis bukber bersama rekan-rekan wartawan di PIM 2, Dirut BEI Bapak Tito Sulistio lanjutkan jalan kaki pulang ke rumah dengan jarak kurang lebih 1 KM,” kata Humas BEI kepada Infobank.
Seperti diketahui, mengakhiri perdagangan Kamis kemarin IHSG ditutup menguat 36,542 poin atau 0,73% ke level 5.016,647. Sementara indeks LQ45 ditutup menguat 5,036 poin atau 0,59% ke level 860.717.
IHSG berhasil mengut seiring aksi beli diberbagai sektor saham. Kondisi tersebut mendorong seluruh sektor saham di lantai bursa menguat.
Kala itu perdagangan saham tercatat ramai dengan frekuensi saham sebanyak 289.808 kali transaksi dengan total volume perdagangan sebanyak 7,660 miliar saham senilai Rp8,51 triliun. Sedangkan dana asing yang masuk tercatat Rp1,73 triliun.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya TBMS naik Rp1.650 ke Rp9.900, GGRM naik Rp1.075 ke Rp69.000, INTP naik Rp375 ke Rp16.875, dan KINO naik Rp375 ke Rp6.675. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More