Market Update

IHSG Awal Pekan Terakhir 2025 Dibuka Menguat 0,35 Persen ke Level 8.568

Poin Penting

  • IHSG dibuka menguat 0,35 persen ke level 8.568 pada perdagangan awal pekan terakhir 2025.
  • Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG cenderung melemah, dengan support 8.493 dan resistance 8.597.
  • Investor asing mencatat net sell Rp238,83 miliar, dipicu profit taking jelang libur Natal dan Tahun Baru.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (29/12), pekan terakhir transaksi bursa tahun 2025, kembali dibuka menguat 0,35 persen ke level 8.568,10 dari posisi sebelumnya di 8.537,91.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 697,30 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 93 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp395,94 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 111 saham terkoreksi, sebanyak 321 saham menguat dan sebanyak 260 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Masih Rawan Koreksi, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Manajemen Reliance Sekuritas Indonesia sebelumnya memprediksi pergerakan IHSG secara teknikal masih cenderung melemah.

“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 8.493 dan resistance pada level 8.597 dengan kecenderungan melemah,” kata Manajemen Reliance dalam risetnya di Jakarta, Senin, 29 Desember 2025.

Baca juga: Pelemahan IHSG Pekan Ini, Didorong 5 Saham Berikut

Pada perdagangan Rabu lalu (24/12) lalu, IHSG ditutup melemah 0,55 persen ke level 8.537,91. Pelemahan indeks saat itu dipimpin oleh saham-saham sektor bahan baku dan energi.

Investor Asing Catat Net Sell

Di sisi lain, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp238,83 miliar di pasar reguler. Saham-saham yang paling banyak dilepas antara lain BBCA, BUMI, BBRI, DEWA, dan WIFI.

Adapun, sentimen negatif disebabkan oleh aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Investor juga cenderung memilih memegang posisi kas menjelang libur Nataru. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

16 hours ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

17 hours ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

17 hours ago

Skenario Pengakhiran Perang AS-Israel Versus Iran

Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More

1 day ago

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

2 days ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

2 days ago