Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini, Senin (16/3) diprediksi akan bergerak untuk melanjutkan pelemahannya.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 6.865-7.000 dan resistance 7.275-7.410,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.
Pada perdagangan Jumat (13/3), IHSG ditutup melemah ke posisi 7.137,21 atau turun 3,05 persen dari level 7.362,11.
Manajemen CGS menjelaskan bahwa dengan melemahnya indeks di bursa Wall Street seiring kekhawatiran investor terhadap potensi lonjakan inflasi diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Baca juga: IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun
Sementara itu wacana kenaikan batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari batas maksimal 3 persen diperkirakan dapat menjadi tambahan sentimen negatif bagi pasar.
Adapun CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT Indika Energy Tbk (INDY).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More