Market Update

IHSG Akan Bergerak di Level 6.924-6.996, Cek Katalis Penggeraknya

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal akan bergerak mixed dalam rentang 6.924 hingga 6.996 pada hari ini (15/9).

“Pada perdagangan kemarin (14/9) IHSG ditutup menguat sebesar 0,34 persen atau naik 23,86 poin di level 6.959,33. IHSG diprediksi bergerak mixed dalam range 6.924–6.996,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 15 September 2023.

Tim riset Ajaib Sekuritas, melihat sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, anggaran Kementerian Agama Tahun 2024 meningkat sebesar 2,64 persen sebesar Rp1,9 triliun dari pagu anggaran tahun anggaran 2024.

Baca juga: Jumlah Investor Pasar Modal di Indonesia Masih Sedikit, BEI Ungkap Penyebabnya

“Peningkatan tersebut berupa kenaikan gaji untuk ASN di lingkungan Kementerian Agama sebesar 8 persen. Anggaran tersebut diselenggarakan dalam dua fungsi yakni fungsi agama dan fungsi pendidikan untuk pencapaian visi misi Kementerian Agama,” imbuhnya.

Sedangkan, dari mancanegara, retail sales Amerika Serikat (AS) pada periode Agustus 2023 tumbuh 2,5 persen yoy, menurun dibanding periode sebelumnya 2,6 persen yoy, dimana retail sales periode bulanan tercatat di level 0,6 persen mom, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya di level 0,5 persen mom.

Sementara itu, Producer Price Index (PPI) AS untuk periode Agustus 2023 tercatat tumbuh 1,6 persen yoy, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya 0,8 persen yoy dan untuk Core PPI berada di level yang sama dengan periode sebelumnya yaitu 2,2 persen yoy.

Adapun, Ajaib Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk perdagangan hari ini, diantaranya ASII, PGEO, dan ERAA.

ASII
Buy: 6325
TP: 6525
Stop loss: 6225

Membentuk Higher High Higher low, volume up signifikan, stochastic di area oversold dan MACD bar histogram bearish terbatas. ASII mencatat penjualan mobil yang tumbuh 5,57 persen ytd atau sebanyak 377 ribu unit per Agustus 2023. ASII juga turut berinovasi dengan menjual kendaraan listrik sesuai dengan fokus pemerintah akan ekosistem EV nasional. Hal tersebut tentu memberi dampak positif terhadap kinerja ASII pada kuartal III-2023.

Baca juga: 28 Perusahaan Antre IPO, Didominasi Sektor Konsumer Non Siklikal

PGEO
Buy: 1230
TP: 1300
Stop loss: 1185
Bergerak dalam fase bullish short term, ditutup di atas MA-5,MA-20, dan MA-50, volume up konfirmasi signal bullish, stochastic di area oversold dan MACD bar histogram bearish terbatas. Prospek PGEO kedepan semakin positif setelah mendapat izin eksplorasi panas bumi di Aceh. Hal tersebut berpotensi meningkatkan pasokan energi bersih di Indonesia dan mencapai target pemerintah akan Net Zero Emission. Kinerja PGEO terpantau solid, Pendapatan PGEO pada semester I 2023, revenue meningkat menjadi Rp3,1 triliun tumbuh 11,94 persen.

ERAA
Buy: 480
TP: 496
Stop loss: 476

Buy on weakness, volume turun indikasi tekanan jual menurun, stochastic up dan MACD bar histogram dalam momentum negative. Kinerja ERAA sepanjang semester I-2023 berhasil mencatat pertumbuhan penjualan bersih 23,5 persen yoy menjadi sebesar Rp28,89 triliun. Penjualan bersihnya masih di kontributori oleh segmen handphone dan tablet sebesar Rp49,2 triliun. ERAA berpotensi meningkatkan penjualannya sebab akan meluncurkan beberapa handphone terbaru yang rilis bulan ini. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

31 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago