Moneter dan Fiskal

IHPB Alami Inflasi 0,39 Persen pada Desember 2024, Sektor Ini Paling Tinggi

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) nasional mengalami inflasi sebesar 0,39 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Desember 2024. Sementara itu, secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi IHPB tercatat mencapai 1,98 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa inflasi IHPB terjadi di seluruh sektor pada Desember 2024. Sektor dengan inflasi tertinggi adalah pertanian, yang mencapai 1,36 persen.

“Sementara, sektor pertambangan dan penggalian mengalami inflasi IHPB sebesr 0,36 persen dan sektor industri sebesar 0,17 persen,” kata Pudji, Kamis, 2 Januari 2025.

Baca juga: Perdagangan Perdana 2025, IHSG Langsung Ngegas ke Level 7.103

Sedangkan IHPB bangunan/konstruksi pada Desember 2024 mengalami inflasi sebesar 0,11 persen mtm dibandingkan bulan sebelumnya. Secara tahunan, tingkat inflasi IHPB konstruksi mencapai 0,72 persen yoy.

Pudji menjelaskan bahwa hampir semua kelompok jenis bangunan mengalami inflasi, kecuali kelompok bangunan dan instalasi listrik, gas, air minum, serta komunikasi, yang justru mencatat deflasi sebesar 0,04 persen.

Perubahan Harga Komoditas

Kemudian beberapa komoditas bahan bangunan mencatat kenaikan harga selama Desember 2024, di antaranya yaitu solar naik sebesar 0,06 persen, semen 0,04 persen, dan lantai 0,01 persen.

Baca juga: Buka 2025, Rupiah Diramal Bakal Menguat jadi Segini

Namun beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga, seperti rangka atap baja turun sebesar 0,01 persen, besi konstruksi bangunan 0,01 persen dan kayu gelondongan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

50 mins ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

1 hour ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

1 hour ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

1 hour ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

2 hours ago

OJK Gandeng Bareskrim Polri Tangani Kasus Penipuan Sektor Keuangan

Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More

3 hours ago