News Update

IFG Fokus Penyelamatan 3 Juta Pemegang Polis Jiwasraya

Jakarta – Holding BUMN sektor asuransi dan penjaminan, yakni Indonesia Financial Group (IFG) menyatakan fokusnya untuk menyelamatkan dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama IFG Robertus Billitea saat menghadiri launcing IFG Progress. Dirinya menyatakan, fokus itu menjadi salah satu resolusi IFG demi menyelamatkan dana 3 juta pemegang polis Asuransi Jiwasraya.

“Kenapa ini jadi penting bagi kami? Sebab resolusi terhadap Jiwasraya mengedepankan penyelamatan kepada 3 juta pemegang polis,” kata Robertus melalui video conference di Jakarta, Rabu 28 April 2021.

Lebih lanjut dirinya menyatakan, restrukturisasi secara masif terhadap para nasabah masih terus dilakukan dengan pola penyelamatan yang didasari atas Undang-Undang Nomor 9 tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan.

“Resturkturisasi masif sedang dilakukan dengan pola penyelmatan meminjam model bridge bank yang dipunya dalam UU Pencegahan dan Penanganan Krisis Keuangan diberikan kewenanngan ke LPS,” paparnya.

Sebagai informas saja, tim percepatan restrukturisasi Asuransi Jiwasraya melaporkan jumlah pemegang polis yang mengikuti program restrukturisasi terus bertambah. Hingga 8 Februari 2021, tercatat sekitar 52% atau 109.091 peserta dari kategori pemegang polis korporasi yang mengikuti program restrukturisasi polis Jiwasraya.

Sementara itu, pada periode yang sama, ada sekitar 25% atau 4.350 peserta dari pemegang polis kategori Bancasasurance yang mengikuti penyelamatan polis ini.

Sedangkan untuk peserta dari pemegang polis kategori ritel yang telah bersedia mengikuti program restrukturisasi polis Jiwasraya, jumlahnya mencapai 10% atau setara dengan 23.848 peserta sejak pertama kali disosialisasikan pada pertengahan Januari 2021. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

7 hours ago