News Update

Ifan Seventeen Ditunjuk Jadi Dirut PFN, Ini Profil BUMN Perfilman Nasional

Jakarta – Vokalis band Seventeen, Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen, resmi ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Produksi Film Negara (PFN).

Pengangkatan Ifan dilakukan pada 10 Maret 2025. Diketahui, PFN merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berfokus pada industri perfilman nasional.

Apa itu PFN?

Melansir laman resmi PFN, Perusahaan Umum Produksi Film Negara (PT PFN) awalnya didirikan sebagai Berita Film Indonesia (BFI) pada 6 Oktober 1945 oleh R.M. Soetarto.

Pendirian BFI disaksikan oleh Menteri Penerangan saat itu, Amir Syarifuddin, dan BFI resmi menjadi lembaga di bawah Kementerian Penerangan.

Baca juga : Presiden Prabowo Minta THR Pekerja Swasta dan BUMN Paling Lambat Cair H-7 Lebaran

Pada tahun 1950, Kementerian Penerangan mengubah BFI menjadi Perusahaan Pilem Negara (PPN), yang kemudian berganti nama menjadi Perusahaan Film Negara (PFN).

Selanjutnya, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1988 pada 7 Mei 1988, PFN resmi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Perubahan ini bertujuan agar PFN dapat menjalankan aktivitas secara mandiri berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi perusahaan, sekaligus tetap menjalankan misinya sesuai dengan tuntutan pembangunan nasional.

PFN Berubah Menjadi Perseroan

Kemudian, pada 12 Oktober 2023, dilakukan penandatanganan Akta Pendirian PT Produksi Film Negara (Persero) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2023 yang diterbitkan pada 10 Agustus 2023.

Baca juga : Ada Danantara, OJK Pastikan Tetap Awasi Bank BUMN

Aturan tersebut mengubah status hukum PFN dari Perusahaan Umum (Perum) menjadi Perusahaan Perseroan (Persero), sebagaimana telah ditandatangani oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

13 mins ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

6 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

6 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

6 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

6 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

6 hours ago