News Update

IEC 2024 Sukses Digelar, 30 Pelaku UMKM Panen Penghargaan

Jakarta – Tempo Group sukses menghelat Indonesia Entrepreneur Challenge (IEC) 2024, pada Jumat, 18 Oktober 2024 lalu. Sebanyak 30 pelaku usaha berhasil meraih penghargaan dalam event tersebut.  

Ketua Dewan Juri IEC 2O24 Wahyu Dhyatmika mengatakan, acara tahunan ini menjadi ajang kompetisi untuk para Entrepreneur level UKM. Tahun ini, kompetisi yang digelar untuk kedua kalinya diikuti 62.808 pelaku usaha level UKM. 

Mereka berasal dari 37 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah pendaftar tersebut naik dari tahun lalu yaknk sebesar 58.444.

“TEMPO berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk penjaringan Entrepreneur level UKM binaaan Pemerintah Daerah dan juga menyebar pengumuman ke publik luas guna memperluas penjaringan para Entrepreneur level UKM yang belum terakses oleh Pemerintah Daerah,” katanya, dikutip Senin , 21 Oktober 2024.

Baca juga : Makin Dipercaya Publik, BRI Insurance Sabet Penghargaan Best Brand Popularity General Insurance

Ia mengungkapkan, berdasarkan Prepress (Peraturan Presiden) nomor 2 tahun 2022 tentang pengembangan entrepreneur (kewirausahaan) nasional, dalam rangka mendorong pertumbuhan wirausaha mencapai rasio 3,95 persen – hingga akhir 2024.

“Maka harus ada pertumbuhan wirausaha sebesar 4 persen dari jumlah penduduk Indonesia hingga November 2023 memiliki rasio entrepreneur 3,47 persen,” jelasnya.

Entrepreneur atau wirausaha adalah seseorang yang membangun dan mengembangkan usaha baru dengan ide kreatif dan inovasi sehingga  memberi nilai tambah baru dalam perekonomian.

Level UKM (Usaha Kecil dan Menengah) menjadi salah satu pilihan individu-individu untuk berkiprah sebagai Entrepreneur. 

Baca juga : Artajasa Sematkan Penghargaan kepada Puluhan Bank di Ajang ATM Bersama Award 2024

Untuk ikut mendukung upaya bangsa negara dalam menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan sebagai Entrepreneur, maka diadakan IEC yang meliputi serangkaian kegiatan.

Antara lain, penggodokan konsep dan sistim penilaian di bulan Mei 2024, Penjaringan Peserta, Kelas Inkubasi, Penilaian oleh Dewan Juri yang tahap terakhirnya di awal Oktober, Pemberian Penghargaan ddi 18 Oktober dan direncanakan terdapat Kelas Akselerasi Bisnis serta Investor Pitching hingga bulan September. 

Kegiatan terus berlangsung hingga kembali ke persiapan IEC berikutnya. TEMPO melaksanakan IEC sebagai program berkelanjutan bagi Entrepreneur Indonesia.

Kategori bidang bisnis para Entrepreneur dan kriteria-kriteria penilaian telah diaudiensikan ke Menteri terkait dengan Entrepreneur yaitu Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki, Menteri Sosial, Tri Rismaharini berlanjut ke Saifullah Yusuf, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Uno. 

Dewan Juri IEC 2024 mewakili Kementerian tersebutserta korporat mitra kerja yaitu Bank BJB, Orbitin Indonesia dan TEMPO. Adapun Ketua Dewan Juri adalah Bapak Wahyu Dhyatmika, Direktur PT Info Media Digital atau TEMPO.CO.

Penghargaan IEC 2024

IEC 2024 menelurkan 30 Entrepreneur Peraih Penghargaan dalam sembilan kategori bidang bisnis yaitu Agrobisnis dan Lingkungan, Alat Rumah Tangga dan Produk Kreatif, Digital, Energi Baru dan Terbarukan, Fesyen, Kuliner, Pendidikan, Perawatan Tubuh dan Kosmetik, dan Teknologi Terapan. 

Selain itu juga menelurkan Entrepreneur dengan penghargaan khusus berkolaborasi dengan program PENA Kementerian Sosial RI dan penghargaan terhadap Pemerintah Daerah yang terwakili oleh banyaknya jumlah Entrepreneur masuk 100 besar finalis IEC 2024. 

Pihaknya berharap IEC dapat menerbitkan inspirasi dan motivasi bagi publik khususnya generasi muda Indonesia untuk mengambil peran sebagai Entrepreneur dalam berbagai bidang usaha. 

IEC sendiri dapat menjadi salah satu muara dari berkompetisi secara sehat dari para Entrepreneur level UKM. 

IEC terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama menumbuhkan dan mengembangkan Entrepreneur Indonesia dan terkait dengan hal tersebut, IEC 2024 terlaksana dengan didukung oleh Bank Mayapada, Bank BJB, Acer Indonesia, Kopi Kenangan Hanya Untukmu, Paragon Corp. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

4 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago