Perbankan

IBI Ingatkan Para Bankir untuk Peka Pada Isu Sustainability

Jakarta – Di samping isu ketidakpastian global di tahun 2023 ini, para bankir di Indonesia juga seharusnya mulai peka terhadap isu-isu lain yang kemungkinan dapat berdampak pada bisnis bank itu sendiri, salah satunya adalah isu keberlanjutan atau sustainability.

Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI), Haryanto T. Budiman mengatakan bahwa saat ini para investor global telah berfokus pada aspek keberlanjutan tersebut dalam keputusan investasinya.

“Penerapan ESG oleh perusahaan yang mencakup aspek-aspek environmental, social, dan governance menjadi salah satu pertimbangan utama mereka dalam menentukan arah investasinya,” ucap Haryanto dalam CEO Banking Forum di Jakarta, 9 Januari 2023.

Kemudian ia juga menambahkan, perbankan nasional saat ini tidak akan luput dari ketentuan-ketentuan ESG, dan selanjutnya para nasabah juga akan diwajibkan untuk memenuhi beberapa aturan, seperti penyampaian data emisi karbon, serta penanganan isu sosial yang dihadapi.

“Kita di perbankan sudah sepatutnya mendukung upaya-upaya terkait sustainability, namun demikian kita juga harus menyuarakan kepada para pemangku kepentingan termasuk stakeholder dan regulator kita,” imbuhnya.

Adapun, tantangan operasional yang akan dihadapi Indonesia sebagai negara berkembang pada aspek sustainability adalah untuk menyesuaikan aturan pelaporan yang digunakan pada negara maju, mengingat segmen UMKM di Indonesia tercatat sangat besar. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

4 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

6 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

6 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

6 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

7 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

7 hours ago