Manajemen BTN; Diawasi komut baru. (Foto: Paulus Yoga)
Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyepakati pengangkatan I Wayan Agus Mertayasa sebagai Komisaris Utama (Komut) BTN menggantikan Chandra M. Hamzah.
“RUPSLB digelar untuk penuhi kepengurusan kita. Setelah RUPSLB, diputuskan susunan direksi dan komisaris tetap,” kata Direktur Utama BTN, Maryono Basuki, di Jakarta, Kamis, 7 Januari 2016.
I Wayan Agus Mertayasa sendiri pernah menempati posisi sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri yang berakhir pada Mei 2010.
Selain itu, Perseroan juga mengangkat Maurin Sitorus sebagai Komisaris BTN menggantikan Catherinawati Hadiman yang diangkat menjadi Direktur HSBC.
“Keputusan penggantian susunan pengurus merupakan wewenang pemegang saham yang mempunyai tujuan untuk memperkuat struktur manajemen kita. Kita berharap bahwa inilah yang terbaik yang diberikan pemegang saham bagi BTN. Kita optimis dengan bergabungnya para profesional ini akan dapat membawa kinerja BTN menjadi lebih baik,” terangnya.
Adapun susunan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris BTN yang baru:
Dewan Direksi
Direktur Utama: Maryono Basuki
Direktur: Mansyur S Nasution
Direktur: Iman Nugroho Soeko
Direktur: Irman Alvian Zahiruddin
Direktur: Adi Setianto
Direktur: Sis Apik
Direktur: Sulis Usdoko
Direktur: Oni Febrianto
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: I Wayan Agus Mertayasa
Komisaris Independen: Kamaruddin Sjam
Komisaris Independen: Arie Coernadi
Komisaris Independen: Lucky Fathul Azis H.
Komisaris: Fajar Harry Sampurno
Komisaris: Sumiyati
Komisaris: Maurin Sitorus. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Menag Nasaruddin Umar melaporkan penggunaan jet pribadi ke KPK sebagai bentuk transparansi dan… Read More
Poin Penting KPK menyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana karena melaporkan dugaan gratifikasi jet… Read More
Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More
Poin Penting OJK Jambi awasi ketat tindak lanjut PT Bank Pembangunan Daerah Jambi pascagangguan ATM… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit Rp1.511,4 triliun per Januari 2026, naik 15,62 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochtar Riady melalui OUE Commercial REIT menjajaki penjualan One Raffles Place dengan estimasi… Read More