Ekonomi Digital

Hybrid Office Buka Celah Hacker Curi Data Perusahaan

Jakarta – Di era serba digital, terlebih dengan budaya kerja yang berjalan dengan cara hybrid, penting untuk organisasi maupun individu agar aware dengan kejahatan siber yang mengintai.

Dilansir dari data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), terdapat lebih dari 1,6 milyar anomali trafik yang terlacak sepanjang tahun 2021, 3 terbesar dilaporkan terjadi di situs pendidikan, situs swasta, dan situs milik pemerintah daerah. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan rasa tanggung jawab terhadap data-data yang ada, hal tersebut dapat diminimalisir.

Head of Governance Risk Control & Technology Consulting RSM Indonesia Angela Simatupang mengungkapkan, cybersecurity culture menjadi penting karena dengan adanya hybrid office seperti sekarang ini, pelaku kejahatan siber memiliki lebih banyak kesempatan untuk bertindak.

“Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan siber, antara lain dengan perilaku seluruh insan organisasi yang sadar akan proteksi data, konsistensi dari komunikasi internal terkait keamanan data dan teknologi, program yang terencana dan terimplementasi yang baik untuk membangun budaya sadar keamanan siber,’’ ujar Angela, Senin, 28 Fenuari 2022.

Dalam webinar berjudul “Building Cybersecurity Culture” yang diadakan oleh RSM Indonesia, Partner Technology Risk Consulting RSM Indonesia Ponda S. Hidajat dan Senior Manager Technology Risk Consulting RSM Indonesia Erikman D. Pardamean memaparkan terkait pentingnya awareness dan berjalannya budaya keamanan siber di organisasi.

Perangkat dan aplikasi yang umum digunakan seperti Microsoft, Facebook, Twitter, Canva, dan banyak lainnya tidak luput dari serangan breaches dan hacking. Menurut pantauan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sepanjang tahun 2021, dari anomali trafik yan terdeteksi, terdapat 1,6 milyar pergerakan anomali di dunia siber yang terdeteksi dan 7,9 juta berasal dari pergerakan malware dan 5,4 juta dari phising.

“Data terbaru menunjukkan sebanyak lebih dari 4000 pengguna data di sektor pemerintahan telah terinfeksi oleh malware. Dengan kondisi ini kita harus lebih peduli dengan keamanan sistem yang kita gunakan dan disarankan mengganti password akun yang dimiliki secara berkala guna menghindari information phishing dan hacking,” ujar Technology Risk Consulting Partner RSM Indonesia Ponda S. Hidajat.

Berdasarkan survei yang diadakan oleh RSM Indonesia dalam special report, Emerging Threats in Cybersecurity, 36% responden berpendapat protokol keamanan siber harus diperbarui, dan 22% lainnya berpendapat kebijakan privasi juga harus diperbarui secara berkala.

Sementara 46% gangguan di tahap operasional diperkirakan sebagai bentuk gangguan paling parah di dunia siber, dan 29% beranggapan bahwa kerugian finansial merupakan kerugian terbesar yang dapat dialami organisasi.

“Menurut survei, 59% responden percaya dengan keamanan data organisasi mereka dan 83% menyatakan bahwa keamanan siber telah menjadi prioritas di organisasi mereka. 70% responden melihat ancaman terbesar berasal dari pihak eksternal seperti hacker dan pelaku kejahatan siber,” jelas Technology Risk Consulting Senior Manager RSM Indonesia Erikman D. Pardamean. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

6 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

7 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

7 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

7 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

10 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

13 hours ago