Perbankan

HUT ke-69, Danamon Beberkan Komitmen Sebagai Group Finansial Berorientasi Nasabah

Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) genap 69 tahun berkiprah di industri perbankan nasional. Mengusung tema Tumbuh Bersama, Maju Bersama, Danamon berkomitmen menjadi grup finansial yang berorientasi pada nasabah.

Perseroan akan memperkuat kolaborasi antara Perusahaan induk, anggota grup Perusahaan, dan mitra strategis demi menghadirkan solusi finansial holistic bagi nasabah.

Direktur Utama Danamon, D. Ejima, mengatakan, perjalanan 69 tahun menjadi pencapaian yang merefleksikan kekuatan dan ketangguhan Danamon. Perseroan bangga bisa menjadi mitra finansial bagi nasabah. Ia juga mengapresiasi kolaborasi erat sebagai satu grup finansial, dan juga kerja keras seluruh jajaran Danamon.

Baca juga: Direstui OJK, Bank Danamon Jadi Induk Konglomerasi MUFG Indonesia

“Dengan semangat Tumbuh Bersama, Maju Bersama, kami merayakan momentum HUT ini dengan memberikan ragam program bagi nasabah setia kami. Di usia kami yang baru, kami terus berkomitmen untuk tetap menjadi grup finansial yang berorientasi kepada nasabah,” ujar Ejima dalam keterangan resmi, dikutip, Kamis, 17 Juli 2025.

Sepanjang hampir 7 dekade berkiprah di Idnonesia, Danamon menorehkan sejumlah milestones penting. Baru-baru ini, perseroan ditunjuk sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional dari Konglomerasi Keuangan MUFG (KK MUFG) di Indonesia.

Ini menegaskan peran penting Danamon untuk mengendalikan, mengonsolidasikan, dan bertanggung jawab terhadap seluruh aktivitas KK MUFG di Indonesia, mencakup PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance), PT Home Credit Indonesia, dan PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) sebagai anggota.

Di samping itu, rencana merger dua perusahaan pembiayaan, yakni Adira Finance dan Mandala Finance juga telah mendapat persetujuan dari pemegang saham dan regulator. Ini menjadi langkah besar untuk memperluas jangkauan layanan, memperkuat posisi pasar, serta mendorong sinergi dan inovasi berkelanjutan di industri pembiayaan Indonesia.

Di lain sisi, Danamon juga sudah membangun fondasi kuat untuk terus tumbuh. Di antaranya melalui transformasi kantor cabang (Next Gen Branch Concept) Danamon di seluruh Indonesia. Lalu, evolusi layanan digital melalui aplikasi D-Bank PRO untuk nasabah ritel dan UMKM, serta Danamon Cash Connect bagi nasabah korporasi.

Baca juga: Bank Danamon Raup Laba Bersih Rp757 Miliar di Kuartal I 2025

Selanjutnya, ada improvement pada Danamon on Wheels, layanan bank keliling (mobile branch) yang mendekatkan jarak antara nasabah dengan Danamon. Kemudian, pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dirancang untuk melahirkan bankir-bankir generasi masa depan.

Di luar itu, ada program special “Kejutan Melimpah” dihadirkan untuk nasabah setia Danamon dalam rangka HUT perseroan yang ke-69.

Dalam periode program terbatas, nasabah Danamon dapat menikmati Kejutan Melimpah dengan menggunakan QRIS melalui D-Bank PRO, Kartu Debit, Kartu Kredit, serta Charge Card Danamon. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

9 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

10 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

10 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

11 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

11 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

11 hours ago