Prijono sendiri mengakui, ekonomi Indonesia saat ini tengah mengalami banyak tantangan. “Tetapi, Indonesia sudah mengarah ke arah yang benar dengan melakukan perbaikan satu per satu di semua bidang,” lanjutnya.
Grup Astra sendiri saat ini telah memiliki tujuh lini bisnis yaitu otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, teknologi informasi dan infrastruktur, logistik, dan properti. Lini bisnis otomotif sendiri masih menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 50 persen ke pendapatan, disusul jasa keuangan 15 persen, alat berat 15 persen, agribisnis 10 persen, dan 10 persen pada sektor lainnya.
Baca juga: Astra Dukung PermataBank Sehatkan Keuangan
Dalam acara yang bertajuk Inspirasi 60 Tahun Astra yang diselenggarakan di Hotel Mulia Prijono pun tak menampik pada tahun berikut Astra akan merambah lini bisnis yang belum disentuh namun tanpa meninggalkan lini bisnis sebelumnya terutama otomotif.
“Tiga tahun terakhir kami masuk ke lini bisnis yang belum pernah kita masuki, seperti properti, pelabuhan, pembangkit listrik, dan konstruksi,” tambahnya. (*) Suheriadi
Page: 1 2
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Kemenkop dan BPJS Kesehatan teken MoU untuk perluas layanan kesehatan di desa. Kopdes… Read More