News Update

HUT ke-21, BNI Life Siap Rangkul Generasi Milenial

Jakarta — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 34 persen populasi penduduk Indonesia saat ini berusia antara 21-40 tahun. Mereka kerap kali disebut generasi milennial, generasi siap penggerak ekonomi Indonesia.

PT BNI Life Insurance (BNI Life) menilai kesiapan generasi ini akan rencana masa depan perlu difasilitasi. Secara psikologis kelompok usia ini sudah memasuki usia dan tahapan menjadi dewasa, memasuki tahapan kehidupan di mana mereka sudah mulai menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan mulai mewujudkan rencana masa depan mereka.

Generasi Siap ini merupakan early adopter produk keuangan, termasuk di dalamnya asuransi. Beberapa studi menunjukkan prioritas keuangan generasi ini selain pengeluaran wajib regular (hidup, cicilan rumah/kendaraan), mereka juga mengalokasikan dana lebih terhadap beberapa produk keuangan (tabungan, investasi, hari tua), serta gaya hidup (entertainment, traveling, gadget).

BNI Life, memasuki usia ke-21, siap membantu menginspirasi dan memfasilitasi generasi millenial Indonesia menjadi Generasi Siap Indonesia untuk menyiapkan rencana perlindungan bekal hidup masa depan mereka. Dengan mengusung kampanye bertema #Dewasa Itu, perseroan menyelenggarakan sejumlah kegiatan berupa kampanye pemasaran, talkshow kesehatan, kegiatan sosial dan sadar kesehatan (donor darah, pemeriksaan kesehatan kerja sama dengan Hermina Group, mamografi bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia) di Kantor BNI Life, Jakarta Pusat.

“Layaknya seorang yang beranjak dewasa, BNI Life, seiring dengan misi perusahaan dan semangat memasuki usia 21 tahun, siap membantu menginspirasi dan menfasilitasi generasi Millenial Indonesia menjadi Generasi Siap Indonesia, untuk bijak dan dewasa dalam menyiapkan bekal di setiap tahapan kehidupan di masa depan,” kata Plt Direktur Utama BNI Life Geger Maulana di Jakarta, Selasa, 28 November 2017.

Talkshow bertema Generasi Siap, Generasi Sehat ini menghadirkan pembicara Dr. Tri Maryani Kusuma Astuti dan Indi Barends, dengan tujuan untuk edukasi dan pemahaman kepada generasi siap Indonesia akan pentingnya menyiapkan bekal kesehatan untuk masa depan mereka.

Hasil riset yang dilansir Alvara Research Center pada Februari 2017, menunjukkan asuransi kesehatan menjadi kepemilikan terbesar nomor dua setelah kepemilikan tabungan bagi generasi siap Indonesia sebanyak 48,5 persen. Hal ini menunjukkan bukti adanya perubahan gaya hidup generasi milenial yang semakin peduli dengan kesehatan dan gaya hidup sehat.

“Hasil temuan riset tersebut menunjukkan pemahaman generasi milenial akan pentingnya menyiapkan bekal masa depan perlu ditingkatkan, termasuk rencana perlindungan asuransi,” sambung Geger Maulana.

Meskipun demikian peningkatan pemahaman mengenai bekal masa depan generasi siap Indonesia ini membutuhkan pendekatan yang berbeda. Generasi Siap ini, memiliki kreativitas tinggi, percaya diri, penuh energi dan terkoneksi dengan teknologi digital. Untuk itu, lanjut Geger, BNI Life, selain menyiapkan produk-produk perlindungan asuransi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka, juga menyiapkan kemudahan layanan dan komunikasi dengan kesiapan transformasi teknologi dan digital.

Geger Maulana menambahkan, pengembangan bisnis melalui kanal digital ini merupakan salah satu terobosan BNI Life dalam meningkatkan kinerja bisnis secara berkesinambungan. Selain langkah tersebut, strategi bisnis yang dilakukan BNI Life antara lain meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga pemasar, menciptakan produk asuransi yang memiliki manfaat lebih bagi nasabah, serta meningkatkan kualitas layanan. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

4 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

4 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

5 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

6 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

7 hours ago