Jakarta — Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengapresiasi visi Arsjad Rasjid yang ingin mewujudkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai organisasi pengusaha yang inkulsif dan kolaboratif. Melalui perwujudan konsep tersebut, menurut dia, para pengusaha dalam berbagai skala usaha di Tanah Air bisa berkembang dan tumbuh bersama.
“Gagasan membangun Kadin yang inklusif dan kolaboratif sangat bagus. Melalui konsep ini perekonomian bisa didorong semakin maju dan memunculkan pemerataan kesejahteraan di Indonesia,” kata Hary Tanoesoedibjo dalam silaturahmi dengan Arsjad Rasjid di Gedung iNews di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (25/6/2021).
Selain itu pengusaha yang akrab disapa Hary Tanoe tersebut juga mendukung komitmen Arsjad Rasjid dalam mengembangkan potensi daerah di Indonesia. Dengan meningkatkan investasi serta berkolaborasi menguatkan Kadin di daerah, Hary Tanoe optimistis perekonomian di daerah bisa semakin ditingkatkan.
“Dengan konsep mengembangkan Kadin-Kadin daerah, maka perekonomian di daerah juga akan semakin maju. Saya kira memang ini yang dibutuhkan Indonesia saat ini,” lanjut Hary Tanoe.
Dijelaskan Hary Tanoe, di masa pandemi strategi dan terobosan untuk meningkatkan investasi, termasuk di daerah, sangat penting dilakukan. Hal ini, misalnya, dengan menguatkan investasi di sektor teknologi seperti data centre juga komoditas yang saat ini menjadi unggulan Indonesia seperti nikel. “Sektor-sektor yang tidak terdampak pandemi bisa ditingkatkan, seperti teknologi dan pengembangan smelter. Peluang di masa pandemi masih sangat banyak, namun sektornya yang harus digeser,” lanjutnya.
Menjelang Munas VIII Kadin yang akan digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Juni mendatang, bos MNC Group itu juga turut mendoakan bisa berjalan lancar. “Saya ucapkan selamat untuk pak Arsjad Rasjid, mudah-mudahan 30 Juni berjalan lancar. Kalau nanti misalnya jadi ketua umum, mudah-mudahan saya bisa ikut berbuat untuk Kadin. Karena MNC juga bagian dari dunia usaha,” lanjut Hary Tanoe.
Dalam silaturahmi tersebut Arsjad menjelaskan gagasan dan visi misinya sebagai calon Ketua Umum Kadin Indonesia, termasuk komitmennya dalam mengembangkan Kadin sebagai rumah bersama bagi para anggotanya.
“Kadin harus bisa menjadi rumah bagi semua pengusaha baik besar, menengah, kecil, hingga mikro. Semua harus dihormati dan bisa tumbuh bersama di dalam Kadin,” ujar Arsjad yang hadir bersama Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Teuku Zulham dan Juan Permata Adoe. (*)
Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More
Poin Penting Penyaluran Penugasan Khusus Ekspor (PKE) LPEI mencapai Rp13,5 triliun sepanjang 2025, naik 85… Read More
Poin Penting Tabungan emas Pegadaian dijamin 1 banding 1 dengan emas fisik yang tersimpan di… Read More
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Irawati) Read More
Poin Penting APBN Februari 2026 defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen dari PDB, dengan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance meluncurkan asuransi mikro t mudik (konvensional dan syariah) untuk memberikan perlindungan… Read More