News Update

HSBC Siap Dukung Kebijakan Investasi Infrastruktur

Jakarta–Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia), Sumit Dutta menilai, kebijakan pemerintah untuk terus meningkatkan investasi infrastruktur patut diacungi jempol. Oleh karena itu pihaknya di HSBC terus mendukung kebijakan Presiden Jokowi tersebut. Dukungan tersebut tercermin dari penerbitan obligasi lintas negara hingga manajemen risiko

“Dukungan HSBC seperti penerbitan obligasi sampai manajemen risiko akan mendukung proyek infrastruktur lokal maupun lintas negara mulai dari investor besar dan kontraktor. HSBC juga senantiasa menciptakan solusi perdangangan dan pembiayaan yang inovatif bagi klien yang terlibat dalam proyek infrastruktur,” ungkap Sumit Dutta di Kantor HSBC, Jakarta, Rabu 2 Agustus 2017.

Dirinya menambahkan, berbagai layanan lainnya seperti tender advisory, tender, pelaksanaan dan maintenance aset infrastruktur juga menjadi beberapa hal yang mampu didukung oleh HSBC. Di samping itu, HSBC juga terus mendorong para pelaku bisnis untuk melihat peluang yang lebih besar.

Baca juga: HSBC Indonesia Fokus Kembangkan 2 Lini Bisnis

“Dengan pengalaman dan portofolio kerja di kawasan ASEAN, HSBC berkomitmen untuk mendukung negara-negara di ASEAN untuk melangkah meraih peluang. HSBC mulai melihat geliat para klien di berbagai negara ASEAN dalam mempersiapkan diri untuk meraih peluang yang ada,” tambah Sumit.

Dirinya juga mengomentari mengenai perbaikan tingkat kemudahan berbisnis (ease of doing business/EODB) di Indonesia yang merupakan kunci utama untuk menarik investasi asing ke dalam negeri. Ia memandang bahwa pemerintah Indonesia saat ini tengah berfokus meningkatkan kemudahan berbisnis tersebut agar dapat menarik investor. Di mana dirinya mengapresiasi peningkatan peringkat EODB Indonesia menurut Bank Dunia dari semula 106 menjadi 91.

“Pemerintah Indonesia semakin mendukung bisnis dan investasi dengan memangkas birokrasi dan ‘red tape‘. Saya percaya pemerintah dapat membawa EODB Indonesia ke peringkat 40,” tutup Sumit. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

1 hour ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

1 hour ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

2 hours ago

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana di Bank Rp200 Triliun hingga September 2026

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More

2 hours ago

Allianz Life dan HSBC Indonesia Hadirkan Fund Global Berdenominasi Dolar AS

Poin Penting Allianz Life Indonesia, HSBC Indonesia, dan AllianzGI Indonesia meluncurkan Smartwealth Dollar Equity Global… Read More

3 hours ago

Profil Nasaruddin Umar, Menag yang Laporkan Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi ke KPK

Poin Penting Menag Nasaruddin Umar melaporkan penggunaan jet pribadi ke KPK sebagai bentuk transparansi dan… Read More

3 hours ago