News Update

HSBC Indonesia Gandeng Sampoerna University Dorong Literasi Keuangan

Yogyakarta – Bank HSBC Indonesia dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University (SU) kembali memegang komitmennya dalam memperkuat edukasi dan literasi keuangan, khususnya di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Salah satu wujudnya dengan menggelar seminar dan lokakarya (semiloka) yang bertajuk “Memperkuat Sinergi tripartit Pendidikan Tinggi untuk Pembangunan” yang diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 2-4 Mei 2018.

Inisiatif edukasi ini menyasar dosen dan mahasiswa, yang merupakan agen perubahan penting dalam misi edukasi keuangan HSBC Indonesia bersama PSF dan SU. Nuni Sutyoko selaku Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia menjelaskan, bahwa hal ini merupakan cerminan komitmen HSBC untuk senantiasa mendorong bisnis yang berkesinambungan dengan membangun masyarakat dari segi sosial, lingkungan, dan ekonomi di manapun HSBC berada.

“Melalui edukasi ini, kami berharap sivitas akademika mampu mengakselerasi wawasan dan pengetahuannya, sehingga mampu berkontribusi lebih signifikan dalam menjawab tantangan-tantangan edukasi dan literasi keuangan di daerahnya masing-masing,” jelas Nuni melalui keterangan persnya di Jogyakarta, Minggu 6 Mei 2018.

Wahyoe Soedarmono selaku Project Manager Program Kerjasama HSBC-PSF sekaligus ekonom dari Sampoerna University memaparkan bahwa kerjasama strategis antara HSBC, Putera Sampoerna Foundation dan Sampoerna University mengusung nilai tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat mendukung penguatan edukasi dan literasi keuangan secara menyeluruh.

Baca juga: Dukung Pendidikan, HSBC Gandeng PSF Hadirkan BCC 2018

“Ada tiga fokus utama yang ingin dicapai dari program edukasi ini. Pertama, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan keuangan mahasiswa. Kedua,memaksimalkan transfer dan update pengetahuan di bidang keuangan dan perbankan melalui riset dan publikasi oleh akademisi. Terakhir, mendukung pengusaha lokal agar mampu kelola finansial usaha lebih baik,” jelas Wahyoe.

Dalam semiloka ini, CEO Sampoerna University American College Lauren E. Clarke hadir sebagai dosen tamu untuk memberikan paparan kepada mahasiswa mengenai pengetahuan terkait isu di bidang keuangan nasional dan global.

“Semoga ini dapat menginspirasi para anak muda Yogyakarta agar lebih giat lagi untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan internasionalnya, sehingga siap menghadapi dan menyesuaikan diri dengan tantangan dunia global,” tambah Wahyoe.

Semiloka ini merupakan bagian dari rangkaian program edukasi perbankan dan keuangan yang merupakan hasil kerja sama antara HSBC dan PSF yang telah digelar sejak 2015. Pihak yang ikut terlibat dalam semiloka kali ini antara lain Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, STIEBBANK Yogyakarta, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yogyakarta, Pemerintah Kabupaten Sleman dan juga Pemerintah Kabupaten Yogyakarta.

Semiloka ini diadakan selama tiga hari di Universitas Muhammadyah Yogyakarta dan STIEBBANK Yogyakarta, dengan tiga materi utama yang dibahas, antara lain kuliah tamu (guest lecture) bagi mahasiswa, lokakarya penelitian bagi para dosen, serta ceramah dan praktik pengelolaan keuangan dan usaha.(*)

Suheriadi

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

6 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

6 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

6 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

7 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

7 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

7 hours ago