Headline

HSBC Akhirnya Tunduk Sebagai Bank Persepsi Amnesty

Jakarta – HSBC Indonesia mendukung inistiatif pemerintah tentang Pengampunan Pajak (tax amnesty). Hal ini sebagai tanggapan pemberitaan yang beredar terkait dengan HSBC Indonesia yang tak bersedia menjadi gateway tax amnesty.

Juru Bicara, HSBC Indonesia Daisy K. Primayanti mengatakan, bahwa pihaknya menyambut baik atas dipertimbangkan dan ditunjuknya HSBC Indonesia sebagai salah satu Bank Persepsi untuk mengelola dana hasil repatriasi (Gateway).

Menurutnya, HSBC Indonesia akan memberikan dukungan penuh untuk terlaksananya inisiatif penting ini dalam koridor panduan yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang serta kebijakan dan prosedur internal HSBC.

“Sebagai bagian dari bank global, HSBC harus tunduk pada kewajiban dan komitmen bank terhadap perundang-undangan,” ujar Daisy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 20 Juli 2016.

Oleh sebab itu, pihaknya perlu memastikan bahwa dengan pelaksanaan ini (bank persepsi), HSBC Indonesia berupaya agar tidak melanggar kewajiban dan komitmen tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut, HSBC telah menyampaikan kepada Kementerian Keuangan untuk berpartisipasi sebagai Bank Persepsi dala menerima setoran Uang Tebusan dan/atau mengelola dana yang direpatriasi.

“Ini dalam menyukseskan insiatif Pengampunan Pajak oleh Pemerintah Republik Indonesia,” ucap Daisy. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

17 mins ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

24 mins ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

31 mins ago

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More

46 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

2 hours ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

3 hours ago