Poin Penting
Jakarta – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) resmi meluncurkan aplikasi HRTA Gold, platform jual beli emas berbasis aplikasi yang mempermudah pembelian emas dan perhiasan fisik secara praktis dan aman.
Aplikasi ini menjadi bagian dari strategi digitalisasi transaksi emas HRTA sekaligus memperkuat posisinya dalam ekosistem industri emas yang semakin terintegrasi.
Dalam beberapa tahun terakhir, belanja online telah menjadi aktivitas rutin masyarakat. Konsumen semakin terbiasa melakukan transaksi melalui marketplace dan aplikasi mobile.
Baca juga: Investasi Emas Digital, Cuan atau Bikin Was-Was? Ini Penjelasannya
Berdasarkan data Bank Indonesia, transaksi e-commerce pada kuartal III 2025 mencapai 1,44 miliar transaksi, tumbuh 20,5 persen (yoy) dengan nilai Rp134,67 triliun.
Pertumbuhan itu didorong oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap kemudahan, fleksibilitas, dan akses transaksi digital dibandingkan metode konvensional.
Sejalan dengan tren tersebut, aplikasi HRTA Gold dirancang untuk memberikan nilai maksimal bagi pengguna melalui kemudahan akses, sistem keamanan andal, dan peluang keuntungan finansial yang kompetitif.
Direktur Utama Hartadinata Abadi, Sandra Sunanto mengatakan, peluncuran aplikasi HRTA Gold menjadi langkah strategis perseroan dalam mempercepat transformasi digital bisnis emas dan memudahkan akses masyarakat terhadap transaksi emas yang aman dan praktis.
“Peluncuran aplikasi HRTA Gold ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mendorong transformasi digital bisnis emas. Kami ingin emas menjadi instrumen yang semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa, 3 Februari 2026.
“Melalui aplikasi HRTA Gold, masyarakat tidak hanya dapat menikmati pengalaman bertransaksi emas yang praktis dan aman, tetapi juga merasakan kemudahan akses serta nilai tambah dalam setiap transaksi,” sambungnya.
Baca juga: Bos HRTA Beberkan Pemicu Harga Emas yang Terus Meroket
Aplikasi HRTA Gold menawarkan harga kompetitif, fitur eksklusif, dan berbagai promo yang hanya tersedia melalui platform digital.
Pengguna dapat mengumpulkan poin dari setiap transaksi dengan menjadi member, yang dapat ditukarkan untuk berbelanja produk EMASKU® dan Ardore® di aplikasi HRTA Gold.
Selain itu, pengguna dapat memantau harga emas terkini, melakukan buyback secara online, serta mengikuti program referral untuk mendapatkan keuntungan tambahan bagi pengguna yang mengajak orang lain untuk bertransaksi melalui aplikasi HRTA Gold.
Adapun seluruh pengiriman emas melalui aplikasi HRTA Gold sudah diasuransikan, dan telah bekerja sama dengan mitra kurir yang tepercaya.
Dari sisi kualitas, produk EMASKU® telah dilengkapi sertifikat akreditasi KAN dan SNI, serta dikemas dengan fitur Bullion Protect sebagai sistem perlindungan kualitas emas secara menyeluruh.
Baca juga: Bisnis Bullion Bank jadi Mesin Baru Pendongkrak Kinerja BSI
Melalui metode uji terstandar, peralatan berakurasi tinggi, dan pengawasan mutu yang diakui secara nasional maupun internasional, Bullion Protect memberikan perlindungan dari risiko ketidaksesuaian kadar dan pemalsuan produk.
“Kehadiran aplikasi HRTA Gold ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap transaksi emas yang efisien serta mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis HRTA secara berkelanjutan,” lanjut Sandra.
Selama masa peluncuran, HRTA Gold menawarkan berbagai promo menarik, antara lain:
“Promo spesial ini hanya berlaku untuk transaksi melalui aplikasi HRTA Gold dan dapat dinikmati selama periode 2-8 Februari 2026,” pungkasnya. (*)
Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More
Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More
Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More
Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More
Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,56 persen ke level 7.878,22 pada awal perdagangan (3/2), dengan… Read More