Bekasi – PT Honda Prospect Motor memperluas jaringan dealer-nya ke kota Bekasi, Jawa Barat, dengan meresmikan Honda Triputra Bekasi. Persemian delaer resmi Honda yang ke-127 secara nasional, dan dealer ke-6 di Bekasi ini dilakukan pada, Selasa, 20 September 2016.
Honda Triputra Bekasi berdiri di atas lahan seluas 4.480 m2, dan dilengkapi dengan fasilitas layanan penjualan dan purnajual (sales, service, spareparts) yang telah terpadu dan juga sesuai dengan standar Honda.
Tomoki Uchida, President Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, Honda kembali menghadirkan dealer 3S di kota Bekasi. “Dengan sumber daya manusia yang profesional serta fasilitas lengkap sesuai standar tinggi Honda, kami yakin kebutuhan konsumen akan produk terbaru dan pelayananpurnajual Honda akan terpenuhi” ujarnya.
Sementara Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, Honda melihat potensi perkembangan pasar yang baik di wilayah Jawa Barat khususnya di daerah Bekasi. Seiring dengan peningkatan jumlah konsumen di daerah tersebut, maka Honda menghadirkan fasilitas penjualan dan purna jual sebagai bagian dari program Honda untuk semakin luas dan semakin dekat dengan masyarakat.
Dengan diresmikannya Honda Triputra Bekasi, sepanjang tahun 2016 ini, Honda telah memiliki 127 dealer resmi dan 36 sub dealer 3S yang juga melayani penjualan dan purnajual Honda. Dengan demikian, secara total, Honda telah memiliki 163 dealer dan sub dealer 3S di seluruh Indonesia.(*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More