Jakarta – PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) atau Homeco Living sebagai emiten penyedia produk perlengkapan rumah tangga di Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit hingga kuartal II-2024 lalu.
Direktur Utama Homeco Living, Ellies Kiswoto mengatakan, hingga paruh kedua 2024 lalu, kinerja Perseroan telah mencatatkan performa pertumbuhan yang baik, dengan per Juni 2024 LIVE mencetak pertumbuhan pendapatan sebesar 21,31 persen menjadi Rp125,65 miliar dari tahun lalu sebesar Rp103,58 miliar.
Seiring dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, LIVE juga mencatatkan laba yang meningkat sebesar 54,39 persen menjadi Rp19,77 miliar pada kuartal II-2024 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp12,80 miliar.
“Untuk sampai periode Juni 2024 kami ada kenaikan di revenue (pendapatan) itu 31 persen, tetapi kami punya laba bersih itu ada kenaikan di 54 persen,” ucap Ellies dalam Konferensi Pers di Jakarta, 2 Oktober 2024.
Baca juga: Sudah IPO, Pengamat Nilai Pasar Homeco Living Menjanjikan
Berdasarkan hal tersebut, Ellies menuturkan, dirinya optimistis peningkatan kinerja keuangan di periode selanjutnya juga diharapkan mampu bertumbuh double digit yang didukung oleh momentum akhir tahun.
“Semester I-2024 lalu telah kami lalui dengan baik dan hasil yang sesuai dalam target, meski demikian seperti pada periode-periode sebelumnya, musim akhir tahun umumnya meniadi momentum kami untuk lebih menggenjot pertumbuhan dengan adanya berbagai kegiatan seperti pameran dan musim liburan nanti,” imbuhnya.
Adapun, untuk mendukung kinerja yang positif tersebut, Homeco Living pada hari ini secara resmi telah menggelar Inspired Home Living Show (IHLS) 2024 sebagai kegiatan pameran dan penjualan langsung produk rumah tangga yang dimulai sejak hari ini hingga 5 Oktober mendatang.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Ellies menyebut, IHLS 2024 akan membidik target hingga 20.000 pengunjung dan pendapatan mencapai Rp100 miliar. (*)
Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More
Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Maybank AM meluncurkan tiga reksa dana baru—MYMONEY, MYGNETS, dan MYHIDIV—untuk memperluas pilihan investasi… Read More
Poin Penting BTN catat laba konsolidasian Rp3,5 triliun pada 2025, naik 16,4 persen yoy, didorong… Read More
Poin Penting BEI menaikkan porsi saham free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, dengan… Read More
Poin Penting Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031 oleh MA, menggantikan… Read More