Market Update

Homeco Living Dukung Program Makan Bergizi Gratis Lewat Produk Ini

Poin Penting

  • Homeco Living bekerja sama dengan Krakatau Niaga Indonesia untuk memproduksi food tray stainless steel guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Produksi ditargetkan mencapai 1 juta unit per bulan, dan sejak Mei 2025 Homeco telah memasok kebutuhan dapur MBG di berbagai yayasan.
  • Tantangan utama adalah edukasi terkait spesifikasi SNI 304, agar dapur-dapur MBG tidak menggunakan produk palsu yang mudah berkarat.

Jakarta – PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) atau Homeco Living menunjukkan komitmennya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan PT Krakatau Niaga Indonesia (KNI), bagian dari Krakatau Steel Group, dalam pengembangan food tray (nampan makanan) berbahan stainless steel.

Direktur Utama Homeco Living, Ellies Kiswoto, menjelaskan bahwa kerja sama dengan KNI masih dalam tahap persiapan, khususnya terkait fasilitas produksi.

“Sampai sekarang kita masih persiapkan untuk fasilitas produksi. Tetapi angka produksi saya rasa sih bisa 1 juta pieces per bulan,” ujar Ellies dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.

Baca juga: Homeco Living Bidik Penjualan Rp90 Miliar di IHLS EXPO 2025

Ellies juga mengungkapkan bahwa sejak Mei 2025, Homeco Living telah menjadi pemasok bagi beberapa yayasan yang menaungi dapur-dapur MBG. Biasanya, 1 yayasan menaungi hingga 10 dapur, dengan kebutuhan food tray mencapai 35.000 unit.

“Jadi saya juga mereka ada beberapa yang di luar kota. Mereka gabung kan jadi beberapa yayasan gabung ambil sama saya. Lebih besar kuantitinya. Mereka nawar harganya,” imbuhnya.

Tantangan Standar SNI 304

Namun, sebelum munculnya banyak permintaan terkait food tray, Homeco Living menghadapi tantangan terkait dengan food tray yang belum memenuhi spesifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) 304.

“Jadi ternyata di lapangan itu sudah ada yang palsu, itu memang masalah karena memang mungkin dari dapur juga harus lebih banyak diedukasi, gimana cara ngetes produk itu benar-benar 304 atau bukan. Karena kalau pakai yang 304, mau dipakai sepuluh tahun pun tidak akan karatan,” ujar Ellies.

Baca juga: Targetkan Rp280 Miliar, Ini Jurus Homeco Living (LIVE) Dongkrak Kinerja di 2025

Adapun, secara pribadi Ellies menyambut positif program MBG karena dinilai sangat mulia dan berdampak besar bagi pemenuhan gizi anak-anak yang kurang mampu.

“Program MBG sendiri saya juga sebagai pengusaha saya positif bahwa itu akan melahirkan banyak-banyak sektor usaha baru dan menyerap tenaga kerja,” tambahnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

5 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

5 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

6 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

6 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

6 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

8 hours ago